Batal Hari Ini, Gubernur Dijadwalkan Suntik Vaksin 3 Bulan ke Depan
Kamis, 14 Januari 2021 - 12:12 WIB
loading...
Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah menjalani pemeriksaan saat lauching program vaksinasi di RSKD Dadi Makassar, Kamis (14/1/2021). Foto: Humas Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Indonesia memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu 13Januari kemarin, di mana Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang menerima vaksin. Selanjutnya, pada 14 Januari, tenaga kesehatan dan juga pejabat publik yang terdaftar dijadwalkan divaksin. Salah satu yang dijadwalkan menerima vaksin yakni, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) , HM Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah melauching program ini di Rumah Sakit Dadi Makassar di Jalan Lanto Daeng Pasewang pagi tadi. Ia bersama 14 pejabat lainnya terdaftar sebagai penerima vaksin.
Baca juga: Launching Vaksinasi di Sulsel, Gubernur: Pandemi Ini Solusinya Vaksin
"Baru saja kita melaunching vaksin perdana untuk Sulsel," kata Nurdin Abdullah.
Tidak semua orang dapat divaksin. Dalam Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 , terdapat 15 kondisi orang yang tidak bisa divaksin. Selain itu, di dalam format skrining khusus untuk vaksin Sinovac berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), terdapat sedikitnya 16 pertanyaan yang mesti dijawab oleh calon penerima vaksin.
Nurdin Abdullah melauching program ini di Rumah Sakit Dadi Makassar di Jalan Lanto Daeng Pasewang pagi tadi. Ia bersama 14 pejabat lainnya terdaftar sebagai penerima vaksin.
Baca juga: Launching Vaksinasi di Sulsel, Gubernur: Pandemi Ini Solusinya Vaksin
"Baru saja kita melaunching vaksin perdana untuk Sulsel," kata Nurdin Abdullah.
Tidak semua orang dapat divaksin. Dalam Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 , terdapat 15 kondisi orang yang tidak bisa divaksin. Selain itu, di dalam format skrining khusus untuk vaksin Sinovac berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), terdapat sedikitnya 16 pertanyaan yang mesti dijawab oleh calon penerima vaksin.
Lihat Juga :