Di Tengah Pandemi COVID-19, Perusahaan Ini Butuh 12 Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 13 Januari 2021 - 22:59 WIB
loading...
Di Tengah Pandemi COVID-19,...
Perusahaan industri pengolahan nikel PT Indonesia Weda Bay Industrial Park IWIP, di tahun 2021 ini akan menyerap 12.000 tenaga kerja. Foto/Ist.
A A A
HALMAHERA TENGAH - Perusahaan pengolahan nikel PT Indonesia Weda Bay Industrial Park IWIP, di tahun 2021 ini akan menyerap 12.000 tenaga kerja. Sebagai tenaga kontruksi dan tenaga pembangunan smelter.

Baca juga: Kinerja Industri Pengolahan Membaik, Meski Masih Terkontraksi

Kabar baik itu disampaikan lansung oleh manajeman PT IWIP Agnes Ide Megawati, posisi pekerjaan yang dibutuhkan yakni Operator Dump Truck 10 bola, Operator Excavator Operator Loader, dan General Worker atau pekerja umum. "PT IWIP mengundang kandidat dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti proses perekrutan," katanya, Rabu (13/01/2021).

Untu bergabung dalam perusahaan industri terbesar ini, pelamar memiliki ijaza SMA atau sederajat, berusia 18-45 tahun, memiliki kemauan dan motivasi kerja, siap ditempatkan di lokasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan memenuhi persyaratan administratif seperti KTP, Kartu Keluarga, Kartu Kuning, SKCK, dan SIM BII.



Sejak diresmikan pada 30 Agustus 2018, Kawasan IWIP telah mempekerjakan 11.281 karyawan lokal, baik dari Maluku Utara maupun nasional. Dari jumlah tersebut ratusan karyawan sudah diangkat menjadi karyawan tetap.

Dalam melakukan perekrutan karyawan , Tim Human Resources Development HRD di Kawasan IWIP juga aktif melakukan program pelatihan gratis yang ditujukan bagi calon pencari kerja yang belum mempunyai pengalaman bekerja di sektor industri bahkan belum mempunyai keahlian.

Baca juga: Garut Gempar, Antorium dan Philodendron Ditukar Rumah Setengah Miliar

"Program pelatihan sudah berjan dan diutamakan bagi peserta dari Maluku Utara sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di wilayah sekitar kawasan industri," ujarnnya.

IWIP merupakan kawasan industri terpadu pengolahan logam berat yang terletak di Lelilef, Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Kawasan ini menjadi salah satu Proyek Prioritas Nasional RPJMN 2020-2024 dan juga ditetapkan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional oleh Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Ditemukan Tewas Dalam Kantung Plastik, Mahasiswa Korban Penculikan Ini Anak Pejabat

Sebagai pengelola Kawasan Industri, lanjut Agnes, IWIP menyediakan infrastruktur penunjang seperti jalan akses, pelabuhan, Bandar udara, pembangkit listrik untuk memfasilitasi kegiatan pabrik Ferronickel Smelter para tenan, antara lain PT Weda Bay Nickel, PT Yashi Indonesia Investment dan PT Youshan Nickel Indonesia.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.800 Meter
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Dahsyat Siang Hari Ini, Tinggi Kolom Abu 4.300 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Malam Ini, Kolom Abu Mencapai 3.000 Meter
Malut Kembali Diguncang...
Malut Kembali Diguncang Gempa Malam Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan BNPB Langsung Terjun ke Lokasi Terdampak Gempa di Sulut dan Malut
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Percepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa Besar di Sulut dan Malut
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved