Diduga Perpapar Covid-19, TKI dari Malaysia di Wajo Diusir Paksa
Jum'at, 17 April 2020 - 10:15 WIB
loading...
Pria paruh baya berinisal NR (55) TKI dari Malaysia diusir paksa warga Atakkae, Tempe, Wajo, karena diduga terpapar Covid-19, Kamis malam,16 April 2020. Foto evakuasi NR/iNews TV/Amnar
A
A
A
WAJO - Seorang pria paruh baya berinisal NR (55) yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia diusir paksa dan nyaris dihajar warga Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan karena diduga terpapar Covid-19, Kamis malam,16 April 2020.
Warga geram dan marah lantaran di tengah pandemi Corona justru satu ambulans mengantar warga pendatang yang diduga terserang Covid-19 menuju salah satu rumah di kelurahan mereka. Beruntung pihak kelurahan berhasil redakan amarah dan kepanikan warga.
Warga Kelurahan Atakkae, Abdul Latif mengatakan, kepanikan dan kemarahan warga bermula ketika sebuah ambulans masuk mengantar seorang pria paru baya TKI dari Malaysia ke wilayah mereka.
“Karena takut warga terpaksa lakukan pengusiran karena curiga pendatang tersebut diduga terjangkit Covid-19. Mengingat alur perjalanan dari negara Malaysia merupakan zona merah Covid-19,” kata dia.
Beruntung pihak kelurahan berhasil tenangkan warga kemudian pendatang tersebut di pindahkan oleh Dinas Sosial bersama petugas Covid 19 Wajo.
Warga geram dan marah lantaran di tengah pandemi Corona justru satu ambulans mengantar warga pendatang yang diduga terserang Covid-19 menuju salah satu rumah di kelurahan mereka. Beruntung pihak kelurahan berhasil redakan amarah dan kepanikan warga.
Warga Kelurahan Atakkae, Abdul Latif mengatakan, kepanikan dan kemarahan warga bermula ketika sebuah ambulans masuk mengantar seorang pria paru baya TKI dari Malaysia ke wilayah mereka.
“Karena takut warga terpaksa lakukan pengusiran karena curiga pendatang tersebut diduga terjangkit Covid-19. Mengingat alur perjalanan dari negara Malaysia merupakan zona merah Covid-19,” kata dia.
Beruntung pihak kelurahan berhasil tenangkan warga kemudian pendatang tersebut di pindahkan oleh Dinas Sosial bersama petugas Covid 19 Wajo.
Lihat Juga :