Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS

Jum'at, 17 April 2020 - 09:30 WIB
loading...
Misteri Virus Corona,...
Seorang wanita dengan pakaian pelindung berada di sebuah rumah sakit di Wuhan, China. Foto/REUTERS/Aly Song
A A A
JAKARTA - Asal-usul COVID-19 masih misterius. Para pejabat Amerika Serikat (AS) ramai-ramai menuduh China sebagai produsen virus corona baru. Tentu saja Beijing bereaksi keras dengan membantah tuduhan tersebut dan menyatakan diri tidak bersalah.

Virus dengan nama resmi coronavirus disease 2019 atau COVID-19 memang berasal dari laboratorium di Wuhan, China. Namun Fox News melaporkan bahwa virus yang hingga Jumat (17/4/2020) sudah menewaskan lebih dari 145.000 orang di seluruh dunia itu bukan dirancang sebagai senjata biologis. Riset di laboratorium tersebut adalah bagian dari upaya China untuk menunjukkan kemampuannya guna mengidentifikasi dan memerangi virus sama atau bahkan bisa lebih besar ketimbang AS.

Laboratorium yang jadi sorotan dunia itu bernaung di bawah Institut Virologi Wuhan. Di luar perkiraan banyak orang, ternyata penelitian di laboratorium ini didanai oleh AS. Masalah ini pernah dilaporkan Daily Mirror, Minggu (12/4/2020). Media tersebut menyebut penelitian di laboratorium di Wuhan menggunakan dana USD3,7 juta dari pemerintah AS. Politisi dan sejumlah organisasi segera mengecam Pemerintah AS.

Anggota Kongres AS, Matt Gaetz, menyatakan dia muak setelah tahu bahwa AS selama bertahun-tahun mendanai penelitian semacam itu. Menurutnya, eksperimen di laboratorium tersebut kemungkinan berimbas pada munculnya COVID-19 dan hal lain yang tak terdeteksi oleh Washington.

Laporan Fox News dan media AS lainnya menyatakan laboratorium Wuhan tempat eksperimen virologi dilakukan dan lemahnya standar keselamatan di sana menyebabkan seseorang terinfeksi dan muncul di pasar "basah" terdekat, tempat virus mulai menyebar.

Pada konferensi pers Gedung Putih, Presiden Donald Trump ditanya tentang laporan virus yang melarikan diri dari laboratorium Wuhan, dan dia mengatakan dia tahu tentang hal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Pabrik Narkoba Liquid...
Pabrik Narkoba Liquid Vape dan Happy Water di Apartemen Ancol Jaringan China-Malaysia
Momen Raden Wijaya Pimpin...
Momen Raden Wijaya Pimpin Prajurit Majapahit Pukul Mundur Pasukan Tartar China
Kisah Kaisar Khubilai...
Kisah Kaisar Khubilai Khan Gagal Kuasai Selat Malaka Akibat Singasari Tancapkan Kekuasaan
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Rekomendasi
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved