Berbagi Cerita saat Divaksin Sinovac, Ridwan Kamil: Tidak Ada Bengkak dan Demam
Senin, 11 Januari 2021 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
"Saya mewakili mungkin yah, bertestimoni, kami ini sudah dua kali disuntik dan bulan depan akan dilaporkan Bio Farma ke BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) hasilnya. Bocorannya sementara hasilnya baik, kira-kira begitu. Tapi, definisi klinisnya bukan kewenangan saya," tutur Kang Emil.
"Kalau ditanya sebagai pribadi lah ya, saya lelaki di usia 49, hanya linu pegel selama 1 jam ya (Setelah divaksin). Jadi itu saya jujur apa adanya karena jarumnya tidak kecil. Kalau jarum untuk pengambilan darah agak kecil, kalau vaksin agak besar sedikit," ungkapnya. (Baca: Polres Batanghari Amankan 12.000 Liter Minya Ilegal).
Selain linu dan pegal, efek ringan lain yang dirasakannya, yakni kerap mengantuk menjelang magrib selama tiga hari setelah divaksin. "Biasanya tidak pernah, jadi hanya itu saja," imbuhnya.
Kang Emil meyakinkan, hingga saat ini, dirinya masih merasa sehat dan bugar di tengah mobilitasnya yang tinggi. Buktinya, kata Kang Emil, dirinya tak pernah absen dalam setiap agenda rapat-rapat pemerintahan, termasuk penanganan COVID-19 di Jabar. (Baca: Mengkhawatirkan! 3.000 Karyawan Pabrik di Karawang Terpapar COVID-19).
Meski begitu, Kang mengakui, agar kesehatannya terjaga dan terhindar dari COVID-19, dirinya selalu rutin berolahraga, mengonsumsi suplemen dan vitamin. Hal itu dilakukan sekadar untuk mengatakan kondisi tubuh dan kesehatannya.
"Kalau ditanya sebagai pribadi lah ya, saya lelaki di usia 49, hanya linu pegel selama 1 jam ya (Setelah divaksin). Jadi itu saya jujur apa adanya karena jarumnya tidak kecil. Kalau jarum untuk pengambilan darah agak kecil, kalau vaksin agak besar sedikit," ungkapnya. (Baca: Polres Batanghari Amankan 12.000 Liter Minya Ilegal).
Selain linu dan pegal, efek ringan lain yang dirasakannya, yakni kerap mengantuk menjelang magrib selama tiga hari setelah divaksin. "Biasanya tidak pernah, jadi hanya itu saja," imbuhnya.
Kang Emil meyakinkan, hingga saat ini, dirinya masih merasa sehat dan bugar di tengah mobilitasnya yang tinggi. Buktinya, kata Kang Emil, dirinya tak pernah absen dalam setiap agenda rapat-rapat pemerintahan, termasuk penanganan COVID-19 di Jabar. (Baca: Mengkhawatirkan! 3.000 Karyawan Pabrik di Karawang Terpapar COVID-19).
Meski begitu, Kang mengakui, agar kesehatannya terjaga dan terhindar dari COVID-19, dirinya selalu rutin berolahraga, mengonsumsi suplemen dan vitamin. Hal itu dilakukan sekadar untuk mengatakan kondisi tubuh dan kesehatannya.
(nag)
Lihat Juga :