Rizki Ajak Ibu, Istri, Anak dan Sepupu Terbang bersama Sriwijaya Air ke Pontianak
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Rapin mengatakan, tak ada firasat akan lima anggota keluarganya dikabarkan menjadi korban. Sesaat sebelum keberangkatan bahkan, masih sempat berbicara dengan Rizki melalui video call dan membagikan foto-foto anaknya saat di bandara. (Baca Juga: Pramugari Mia Tresetyani Sempat Telpon Ibunya Sebelum Sriwijaya Air Jatuh)
"Jam 12 lewat menginfokan pesawatnya delay sampai jam 14.00 WIB. Di situ dia sempat nanya cuaca di Pangkalpinang seperti apa, saya jawab agak gerimis. Sempat menunjukan wajah anaknya yang lagi tidur," tuturnya.
Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepastian dari pihak berwenang, terkait nasib anggota keluarganya itu. Untuk itu, Rapin bersama anggota keluarga lainnya, pergi ke posko pesawat jatuh Sriwijaya Air, di Jakarta sembari membawa data antimortem para korban. “Rizki belum meninggal. Walaupun meninggal apapun itu, tetap kita bawa ke sini," katanya. (Baca Juga: Fadly Satrianto, Co Pilot Sriwijaya Air Dikenal Ramah, Baik dan Pendiam)
Berdasarkan data Flight Radar, pesawat berjenis Boeing 737-524 tersebut hilang kontak tak lama setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta saat berada di perairan Kepulauan Seribu. Pesawat diketahui mengangkut 62 orang, terdiri atas 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi serta 12 kru.
"Jam 12 lewat menginfokan pesawatnya delay sampai jam 14.00 WIB. Di situ dia sempat nanya cuaca di Pangkalpinang seperti apa, saya jawab agak gerimis. Sempat menunjukan wajah anaknya yang lagi tidur," tuturnya.
Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepastian dari pihak berwenang, terkait nasib anggota keluarganya itu. Untuk itu, Rapin bersama anggota keluarga lainnya, pergi ke posko pesawat jatuh Sriwijaya Air, di Jakarta sembari membawa data antimortem para korban. “Rizki belum meninggal. Walaupun meninggal apapun itu, tetap kita bawa ke sini," katanya. (Baca Juga: Fadly Satrianto, Co Pilot Sriwijaya Air Dikenal Ramah, Baik dan Pendiam)
Berdasarkan data Flight Radar, pesawat berjenis Boeing 737-524 tersebut hilang kontak tak lama setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta saat berada di perairan Kepulauan Seribu. Pesawat diketahui mengangkut 62 orang, terdiri atas 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi serta 12 kru.
(nic)
Lihat Juga :