Belajar Urban Farming dan Magang Seru di Kebun Edukasi Sarah Prabumulih

Sabtu, 09 Januari 2021 - 20:25 WIB
loading...
Belajar Urban Farming...
Mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Sriwijaya (Unsri) yang mengikuti pemagangan di Kebun Edukasi Sarah, Prabumulih, Sumatera Selatan. foto: hendri irawan/SINDOnews
A A A
PRABUMULIH - Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa di Kota Prabumulih , Sumatera Selatan terdapat kebun percontohan urban farming yang dirancang untuk kegiatan edukasi. Kebun ini bernama Kebun Edukasi Sarah.

Berlokasi di Kelurahan Muntang Tapus, Kebun Edukasi Sarah dibangun sebagai bagian dari program Sampah Jadi Berkah yang dirintis oleh Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) dengan dukungan Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field.

(baca juga: Berguru Urban Farming Bersama Ninja Xpress, Potensi Usaha Baru dari Rumah )

Sebagai percontohan, kebun ini fokus pada kegiatan pendidikan (edukasi), selain kegiatan budidaya sayur sehat, dan bagian dari pengelolaan sampah terpadu. Ada sejumlah kegiatan edukasi rutin yang berlangsung sejak kebun ini dibuka pada November 2018.

Pertama, Pendidikan Dasar Konservasi Alam dan Lingkungan (PASAR KALANGAN) dilakukan sebulan sekali untuk anak-anak usia taman kanak-kanak, SD, SMP, hingga SMU. Kedua, Sarah Workshop on the Weekend (SARAH WOW) yang dapat diikuti kalangan umum usia dewasa.

Namun, karena pandemi Covid-19 kedua program ini sempat tertunda. Tapi sejak Desember 2020, pengelola Kebun Edukasi Sarah telah mulai membuka kembali kegiatan SARAH WOW dengan pembatasan jumlah peserta dan menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan.

(baca juga: Warga Prabumulih Ciptakan Sabun Herbal dari Minyak Bekas )

Satu lagi terobosan yang dilakukan untuk menggalakkan kegiatan edukasi terkait gaya hidup sehat masyarakat perkotaan di Prabumulih, khususnya kalangan milenial baik umum maupun mahasiswa, yakni dengan membuka program magang.

“Saat ini ada empat mahasiswa yang sedang magang di Kebun Edukasi Sarah. Satu dari jurusan agronomi UGM, dan tiga orang dari fakultas pertanian Universitas Sriwijaya,” kata Avidia Ariyansyah atau akrab disapa David, Kepala Kebun Edukasi Sarah.

Program magang secara formal dilangsungkan selama 16 hari. Secara tak formal, meski telah melewati 16 hari, peserta magang dibolehkan untuk terus belajar dan berpraktik bersama di Kebun Edukasi Sarah.

(baca juga: Pertamina Kembangkan Hutan Pelangi di Prabumulih )

Selama proses magang, mereka dipandu untuk memahami dasar-dasar pertanian alami yang mungkin mengilhami kaum milenial untuk menyukai kegiatan pertanian. Program magang ini mulai banyak diminati. Meski demikian mengingat situasi pandemi, dilakukan pembatasan maksimal lima orang peserta magang.

Andin, mahasiswa agronomi Universitas Gajah Mada, mengaku tertarik magang di Kebun Edukasi Sarah sejak perkuliahan dilakukan secara daring. “Selain untuk menambah pengetahuan, program magang ini membantu saya melakukan praktikum mandiri.”

Guru besar dengan bidang keahlian Biologi dan Kesuburan Tanah di Fakultas Pertanian Universitas Siriwijaya, Prof Nuni Gofar, menyambut baik program magang di Kebun Edukasi Sarah ini. Menurutnya program ini sesuai dengan salah satu kegiatan dari kebijakan Mendikbud Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

(baca juga: Warga Prabumulih Ciptakan Sabun Herbal dari Minyak Bekas )

Mantan Kepala Pusat Pengembangan Karakter dan Karir Universitas Sriwijaya ini juga menjelaskan bahwa kegiatan magang sebetulnya sudah sejak beberapa tahun lalu menjadi mata kuliah pilihan di Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

“Melalui kegiatan magang, mahasiswa diharapkan dapat menyelaraskan ilmu yang dipelajari di kampus dengan kegiatan pertanian di tempat pemagangan”.

“Nah, karena masih kondisi pandemi, mahasiswa dianjurkan untuk melaksanakan kegiatan magang di sekitar tempat tinggal mereka. Salah satu tempat magang yang direkomendasikan bagi mahasiswa yang bermukim di Prabumulih adalah Kebun Edukasi Sarah,” papar Prof Nuni Gofar.
(end)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Bangun Ekonomi Lokal,...
Bangun Ekonomi Lokal, Asprindo Persiapkan Kampung Industri Kedua di Sukoharjo
Modernisasi Pertanian...
Modernisasi Pertanian Nagekeo, Anggota DPRD Kosmas Lawa Bagho Serahkan Hand Tractor untuk Petani
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved