Bikin Ngelus Dada, Begini Kondisi Pasar Nostalgia Surabaya
Kamis, 07 Januari 2021 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mensiasati agar bisa tetap survive, sebagian pedangang barang antik memasarkan barang mereka secara online. Sedangkan kios hanya digunakan untuk penyimpanan. Seperti Yoga, misalnya. Penyedia peralatan audio dan rilisan musik jadul ini memanfaatkan sejumlah akun sosial media untuk menawarkan barang-barangnya.
"Alhamdulillah lumayan banter jualan online. Kalau mengandalkan pengunjung susah, apalagi pandemi gini," ucapnya.
Yoga mengaku, hasil jualan barang antik dan jadul ini cukup lumayan jika dibandingkan kerja di kantor dengan gaji UMK. "Bagi kami, jualan barang antik ini gak pikir susah meskipun gak laku. Soalnya kami selain jualan juga hobbi," tegasnya.
Pasar Nostalgia ini terletak di belakang Terminal Bratang atau di sebelah barat Polsek Gubeng. Berada dalam satu lingkungan antara pasar burung dan pasar bunga Bratang. Jika dilihat dari luar, sekilah pasar nampak sepi dan mati, namun masih ada sejumlah kios yang mendisplay beragam barang dari era 1930-an, 1940 hingga 1970-an.
"Alhamdulillah lumayan banter jualan online. Kalau mengandalkan pengunjung susah, apalagi pandemi gini," ucapnya.
Yoga mengaku, hasil jualan barang antik dan jadul ini cukup lumayan jika dibandingkan kerja di kantor dengan gaji UMK. "Bagi kami, jualan barang antik ini gak pikir susah meskipun gak laku. Soalnya kami selain jualan juga hobbi," tegasnya.
Pasar Nostalgia ini terletak di belakang Terminal Bratang atau di sebelah barat Polsek Gubeng. Berada dalam satu lingkungan antara pasar burung dan pasar bunga Bratang. Jika dilihat dari luar, sekilah pasar nampak sepi dan mati, namun masih ada sejumlah kios yang mendisplay beragam barang dari era 1930-an, 1940 hingga 1970-an.
(msd)
Lihat Juga :