Tidak Lakukan Tupoksi dengan Baik, HMI Minta Pimpinan DPRD Sumut Diganti
Rabu, 06 Januari 2021 - 21:34 WIB
loading...
Ketua Umum HMI Sumut M Alwi Hasbi Silalahi dalam satu kesempatan. Foto/Sartana Nasution
A
A
A
MEDAN - Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) menyoroti kinerja dari pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut. HMI menilai pimpinan DPRD Sumut usai dilantik pada 2019 lalu belum menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) dengan baik.
"Mulai dilantik pada September 2019 lalu, hingga saat ini, pimpinan DPRD tidak bekerja secara maksimal dan tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya," kata Ketua Umum HMI Sumut M Alwi Hasbi Silalahi, di Medan, Rabu (06/01/2020). (Baca juga:
Ada Gesekan Ideologi, HMI Minta Jokowi Ambil Langkah Konsolidatif)
Hasby mengatakan, alasannya pimpinan di DPRD Sumut saat ini tidak mampu membawa DPRD memperlihatkan keterwakilan mereka atas rakyat. Hal itu dilihat dari banyaknya anggota yang tidak hadir saat rapat DPRD berlangsung.
"Sering kali kita lihat banyaknya anggota DPRD yang tidak hadir saat rapat, padahal itu penting untuk menyuarakan segala keluh-kesah rakyat. Disini kita perlu evaluasi pimpinan-nya, bagaimana proses mereka mengajak para anggota untuk rapat," ungkap Alwi.
Selain itu, disaat pandemi virus Covid-19 ini, Hasbi menilai DPRD Sumut juga acap kali menggelar kegiatan-kegiatan yang memungkinkan untuk menimbulkan keramaian dan kluster baru, mulai dari kegiatan reses hingga pada kegiatan Rapat Kerja di daerah zona hijau virus Covid-19.
"Mulai dilantik pada September 2019 lalu, hingga saat ini, pimpinan DPRD tidak bekerja secara maksimal dan tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya," kata Ketua Umum HMI Sumut M Alwi Hasbi Silalahi, di Medan, Rabu (06/01/2020). (Baca juga:
Ada Gesekan Ideologi, HMI Minta Jokowi Ambil Langkah Konsolidatif)
Hasby mengatakan, alasannya pimpinan di DPRD Sumut saat ini tidak mampu membawa DPRD memperlihatkan keterwakilan mereka atas rakyat. Hal itu dilihat dari banyaknya anggota yang tidak hadir saat rapat DPRD berlangsung.
"Sering kali kita lihat banyaknya anggota DPRD yang tidak hadir saat rapat, padahal itu penting untuk menyuarakan segala keluh-kesah rakyat. Disini kita perlu evaluasi pimpinan-nya, bagaimana proses mereka mengajak para anggota untuk rapat," ungkap Alwi.
Selain itu, disaat pandemi virus Covid-19 ini, Hasbi menilai DPRD Sumut juga acap kali menggelar kegiatan-kegiatan yang memungkinkan untuk menimbulkan keramaian dan kluster baru, mulai dari kegiatan reses hingga pada kegiatan Rapat Kerja di daerah zona hijau virus Covid-19.
Lihat Juga :