Rapid Test Massal di RSD Sayang Bunda Makassar, 7 Orang Reaktif Corona
Kamis, 14 Mei 2020 - 20:30 WIB
loading...
Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Kamrussamad menyampaikan hasil rapid test massal hari pertama di RSD Sayang Bunda Makassar.
A
A
A
MAKASSAR - Hingga hari kedua rapid test massal yang digelar di Rumah Sakit Darurat (RSD) Sayang Bunda, Kota Makassar, Sulsel, antusiasme masyarakat semakin meningkat. Kegiatan yang dikomandoi oleh Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Uno, sejauh ini sudah melakukan tes cepat terhadap 299 orang, dimana tujuh di antaranya dinyatakan reaktif corona.
Salah seorang Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang juga merupakan Founder Kahmipreneur, Kamrussamad, menjelaskan Makassar masuk dalam wilayah yang dtetapkan pemerintah sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga penting untuk digelar rapid test massal.
Baca Juga: Zona Merah Corona, Relawan Sandiaga Uno Gelar Rapid Test Massal di Makassar
"Ini adalah hari kedua, hari pertama telah dilayani 299 orang, di mana masyarakat tersebut berasal dari berbagai unsur, profesi dan latarbelakang yang berbeda-beda. Dari 299 orang itu telah ditemukan 7 yang reaktif, sehingga langsung ditindaklanjuti dalam pemeriksaan PCR Test," ujar Kamrussamad, Kamis (14/5/2020).
Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menyediakan 750 alat Rapid Test Kit dengan membuka 10 loket pelayanan medis yang terdiri dari 40 relawan dokter dan 20 relawan perawat. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 13-15 Mei 2020.
Salah seorang Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang juga merupakan Founder Kahmipreneur, Kamrussamad, menjelaskan Makassar masuk dalam wilayah yang dtetapkan pemerintah sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga penting untuk digelar rapid test massal.
Baca Juga: Zona Merah Corona, Relawan Sandiaga Uno Gelar Rapid Test Massal di Makassar
"Ini adalah hari kedua, hari pertama telah dilayani 299 orang, di mana masyarakat tersebut berasal dari berbagai unsur, profesi dan latarbelakang yang berbeda-beda. Dari 299 orang itu telah ditemukan 7 yang reaktif, sehingga langsung ditindaklanjuti dalam pemeriksaan PCR Test," ujar Kamrussamad, Kamis (14/5/2020).
Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menyediakan 750 alat Rapid Test Kit dengan membuka 10 loket pelayanan medis yang terdiri dari 40 relawan dokter dan 20 relawan perawat. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 13-15 Mei 2020.
Lihat Juga :