Plt Wali Kota Medan Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac

Selasa, 05 Januari 2021 - 20:31 WIB
loading...
Plt Wali Kota Medan Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac
Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. Foto: iNews
A A A
MEDAN - Kepala BPBD Kota Medan, Arjuna Sembiring memastikan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution akan menjadi orang pertama disuntik vaksin Covid-19 di Kota Medan. Sembiring menyampaikan itu usai menjalani rapat koordinasi (rakor) hari ini.

“Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan akan dimulai dengan Bapak wali kota, sekda, ketua dan anggota dewan serta diikuti dengan forkopimda lainnya,” kata Sembiring, Senin (5/1/2021). Walau sudah divaksin, Sembiring mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Baca juga: Hapus Keraguan Masyarakat, Bupati Orang Pertama Disuntik Vaksin COVID-19)

"Vaksinasi Covid-19 ini untuk membantu masyarakat. Walaupun sudah divaksin, masyarakat harus selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak danmenghindari kerumunan,” ucapnya.

Diketahui, sebanyak 40.000 vaksin Sinovac tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Selasa (5/1/2021). Vaksin tersebut kemudian dibawa menuju gudang penyimpanan Dinkes Sumut dengan pengawalan ketat personel Brimob Polda Sumut.

"Vaksin itu nantinya akan disimpan di tempat penyimpanan khusus di gudang Dinkes Sumut," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit, Senin (4/1/2021). Dia mengatakan, jatah vaksin sudah ditentukan pemerintah pusat. Data penerima vaksin diambil dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami ngga ada mengajukan, ikut petunjuk dari sana aja. Misalnya tenaga kesehatan butuh berapa, segitu kami ajukan. Seluruhnya menggunakan sistem dan datanya mereka peroleh dari BPJS. Kemudian dari operator seluler, lalu data pekerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Data itu kemudian diolah oleh KPC PEN, dari situ kita di-SMS sama dia," ucapnya. (Baca juga: Suntik Vaksin COVID-19 untuk 44.000 Nakes Jabar Digelar Pekan Ketiga Januari)

Oleh karena itu kata Alwi, bagi masyarakat penerima vaksin nantinya akan mendapatkan SMS. "Masyarakat yang di-SMS ini nanti membuka aplikasi pedulilindungi. Nanti akan dapat jawaban, apakah termasuk yang akan mendapatkan vaksin atau tidak," ucapnya. Diketahui, Sumut mendapat jatah 40.000 dosis vaksin Covid-19. Untuk jadwal vaksinasi, kemungkinan akan berlangsung pertengahan bulan Januari 2021. "Belum ada jadwal (vaksinasi). Kemungkinan pertengahan bulan," ujarnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2087 seconds (11.210#12.26)