Pelaku Tawuran Dibina Ala Pesantren di Polres Pelabuhan Makassar

Selasa, 05 Januari 2021 - 19:41 WIB
loading...
Pelaku Tawuran Dibina...
Pelaku tawuran mendapatkan pembinaan ala pesantren di Polres Pelabuhan Makassar. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Metode berbeda dilakukan Polres Pelabuhan Makassar dalam mengatasi maraknya aksi tawuran di wilayah hukumnya. Para pelaku yang diamankan di berbagai lokasi dibina selama satu bulandengan pendidikan mirip di pesantren .

Kapolres Pelabuhan Makassar , AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mengatakan, selama kurang lebih 30 hari sudah ada puluhan pelaku tawuran yang dibina di markasnya, tepatnya di Jalan Ujung Pandang Nomor 12, Kecamatan Ujung Pandang.

Baca juga: Demi Tampil Keren, Pria di Makassar Pamer Foto Berseragam Polri di Sosial Media

Dia menjelaskan, pembinaan ala pesantren ini merupakan bentuk konkret dalam mengatasi tindak pidana perkelahian massal yang kerap terjadi di Kecamatan Ujung Tanah, yang berbatasan dengan Kecamatan Tallo, wilayah hukum Polrestabes Makassar .

"Sekarang sudah masuk gelombang kelima, ada tujuh orang yang kita bina. Dimulai sejak November 2020. Sebelumnya sudah ada 39 orang pelaku tawuran kita bina, berikan pendidikan agama, aspek kehidupan sehari-hari, bagaimana taat aturan, bahkan soal kepolisian," kata Kadarislam ditemui di kantornya, Selasa (5/1/2020).

Mantan Kapolres Bone ini mengungkapkan, dari puluhan orang yang sudah dibina, umumnya berusia di bawah 17 tahun, termuda berusia 13 tahun. Mereka sebelumnya diamankan oleh jajarannya di lokasi tawuran .

Menurut Kadarislam, selama ini kepolisian hanya bekerja di sektor pemutusan kesempatan melakukan kejahatan. Padahal seseorang berbuat kriminal karena dua hal, dari niat dan adanya kesempatan. Cara ini dianggap efektif untuk menghapuskan niat pelaku tawuran kembali berulah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Pramono Mau Bangun Ring...
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Kampung Melayu, Tawuran Diklaim Menurun
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Waka MPR: Dari Pesantren...
Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi
Kunjungi Ponpes Miftahul...
Kunjungi Ponpes Miftahul Ulum di Cipete, Kaesang: Kami Bakal Sering Datang Minta Nasihat
Kunjungi Ponpes Cipasung,...
Kunjungi Ponpes Cipasung, Gibran: Santri Harus Beradaptasi dengan Teknologi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved