Tutup Askes Jalan Warga, PT. STTC Didemo Puluhan Massa

Selasa, 05 Januari 2021 - 17:20 WIB
loading...
Tutup Askes Jalan Warga,...
Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Belawan Bersatu lakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk PT. Sumatera Tobacco Trading Company (STTC). Foto SINDOnews
A A A
MEDAN - Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Belawan Bersatu lakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk PT. Sumatera Tobacco Trading Company (STTC) di Jalan Ahmad Bekawan, lingkungan Xl, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara, Selasa (5/1/2020). Warga menuntut perusahaan untuk membuka akses jalan pemukiman yang diserobot perusahaan.

Dari pantauan wartawan, massa membakar ban di depan pintu masuk perusahaan dan menghancurkan tembok pembatas, sembari menyuarakan aspirasinya dengan menggunakan pengeras suara. (Baca juga:Jalan Hancur Dilewati Truk, Warga Indramayu Blokade Pintu Masuk Galian Tanah)

Dalam orasinya, Kordinator aksi Dedi Ritongah mengatakan, pihaknya meminta perusahaan untuk membuka akses jalan warga yang ditutup sepihak oleh perusahaan. "Meminta pimpinan STTC untuk menghentikan pembangunan dan membuka jalan yang telah diakses oleh BPN Medan sebagai jalan masyarakat Belawan Bahari seluas 13. 431 meter persegi," katanya.

Dedi Ritongah mengatakan, berdasarkan surat hibah saudara Mujianto serta hasil notulen rapat dari kepala BPN Kota Medan, lahan seluas tanah 25 × 573,24 atau 13.431 meter persegi yang dipecah seluas 109.172 dengan SHM Nomor: 720 di kuasai PT. STTC tersebut diperuntukkan untuk fasilitas umum.

Selain itu, semenjak adanya perusahaan ini kerap kali rumah warga dilanda banjir yang sudah tidak dapat diprediksi lagi. Sebelumnya, kata dia, banjir ROB dapat diprediksi datangnya. Namun, semenjak adanya PT. STTC ini sulit sekali diprediksi. "Rasanya seperti setiap minggu banjir ROB, padahal tidak," pungkasnya. (Baca juga: Aksi 1812 Dibubarkan, Catat, Ini Jenis Demo yang Dilarang Sesuai Peraturan Kapolri)

PT. STTC perusahaan yang bergerak di bidang tembakau ini membuat tembok tinggi sehingga membuat warga yang bermukim di area kesulitan untuk beraktivitas. Selain itu, pihak perusahaan juga menimbun tinggi areal perusahaan tanpa mempertimbangkan warga yang bermukim.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Rekomendasi
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Berita Terkini
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved