Pemuda Gorontalo Maki-maki Polri di Facebook, Mengaku Mabuk Saat Dibekuk
Selasa, 05 Januari 2021 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Menyikapi ujaran kebencian ini, Wahyu menjelaskan media sosial sudah menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di era digital saat ini, hampir seluruh masyarakat memiliki ponsel yang kesemuanya berbasis android sehingga hal ini memungkinkan masyarakat menjalin interaksi menggunakan media sosial.
Di sisi lain pemanfaatan media sosial ini memudahkan dalam komunikasi, namun satu sisi lagi menjadi celah kelompok tertentu untuk memanfaatkan media sosial untuk hal negatif, yakni menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian .
(Baca juga: FPI Jadi Organisasi Terlarang, Banser Probolinggo Siap Tampung Para Mantan )
"Oleh sebab itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, dan memanfaatkan dari media sosial untuk menambah ilmu pengetahuan serta menambah teman, bukan untuk memprovokasi atau membuat ujaran kebencian ," tutur Wahyu.
Di sisi lain pemanfaatan media sosial ini memudahkan dalam komunikasi, namun satu sisi lagi menjadi celah kelompok tertentu untuk memanfaatkan media sosial untuk hal negatif, yakni menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian .
(Baca juga: FPI Jadi Organisasi Terlarang, Banser Probolinggo Siap Tampung Para Mantan )
"Oleh sebab itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, dan memanfaatkan dari media sosial untuk menambah ilmu pengetahuan serta menambah teman, bukan untuk memprovokasi atau membuat ujaran kebencian ," tutur Wahyu.
(eyt)
Lihat Juga :