Masih Diverifikasi, Kabupaten Blitar Kembali Tunda Pembelajaran Sekolah Tatap Muka
Senin, 04 Januari 2021 - 13:17 WIB
loading...
Kabupaten Blitar masig mengkaji pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi COVID-19 ini.Foto/ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di lingkungan sekolah Kabupaten Blitar yang rencananya diterapkan awal 2021, kembali ditunda. Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar memastikan mulai Senin ini (4/1/2021) belum ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka.
"Belum ada sekolah di Kabupaten Blitar yang melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka)," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Budi Kusumarjaka menjawab Sindonews.com Senin (4/1/2021). Rencana pelaksanaan PTM di sekolah sempat disampaikan pada akhir tahun 2020 lalu.
(Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Surabaya Bakal Digelar, Ini Skemanya )
Sesuai data yang dihimpun, di Kabupaten Blitar terdapat 875 lembaga sekolah dasar (SD) dengan perincian 653 negeri dan 222 swasta. Kemudian SMP sebanyak 168 lembaga, yakni 60 negeri dan 108 swasta, SMA 44 lembaga, yakni 10 negeri dan 34 swasta serta SMK 32 lembaga, dengan perincian 6 negeri dan 26 swasta.
Pada 23 November 2020 lalu, Pemkab Blitar melalui dinas pendidikan menyatakan siap menerapkan PTM pada awal tahun 2021. Seluruh lembaga sekolah telah mengubah diri sebagai sekolah tangguh. Guru dan wali murid juga menyatakan kesetujuannya. Sehingga sekolah siap meninggalkan sistem belajar daring atau online.
"Belum ada sekolah di Kabupaten Blitar yang melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka)," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Budi Kusumarjaka menjawab Sindonews.com Senin (4/1/2021). Rencana pelaksanaan PTM di sekolah sempat disampaikan pada akhir tahun 2020 lalu.
(Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Surabaya Bakal Digelar, Ini Skemanya )
Sesuai data yang dihimpun, di Kabupaten Blitar terdapat 875 lembaga sekolah dasar (SD) dengan perincian 653 negeri dan 222 swasta. Kemudian SMP sebanyak 168 lembaga, yakni 60 negeri dan 108 swasta, SMA 44 lembaga, yakni 10 negeri dan 34 swasta serta SMK 32 lembaga, dengan perincian 6 negeri dan 26 swasta.
Pada 23 November 2020 lalu, Pemkab Blitar melalui dinas pendidikan menyatakan siap menerapkan PTM pada awal tahun 2021. Seluruh lembaga sekolah telah mengubah diri sebagai sekolah tangguh. Guru dan wali murid juga menyatakan kesetujuannya. Sehingga sekolah siap meninggalkan sistem belajar daring atau online.
Lihat Juga :