Aiptu Suban Terima Kunci Rumah, Hadiah Tahun Baru dari Kapolresta Manado
Jum'at, 01 Januari 2021 - 15:34 WIB
loading...
Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli S.IK.,M.H menyerahkan kunci rumah kepada Aiptu Suban Kadjuju, personil polri yang mengalami musibah kebakaran rumah pada September lalu. Foto Subhan/SINDOnews
A
A
A
MANADO - Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli S.IK.,M.H menyerahkan kunci rumah kepada Aiptu Suban Kadjuju, personil polri yang mengalami musibah kebakaran rumah pada September lalu.
Kegiatan kemanusiaan ini digagas oleh Kapolresta Manado sebagai simbol kebersamaan, senasib, dan sepenanggungan jajaran Polresta Manado untuk Aiptu Suban Kadjuju personil Polsek Urban Wenang yang mengalami musibah kebakaran. (Baca juga:TNI-Polri Kerja Keras Atasi Dampak Banjir di Bolsel dan Bolmong)
Kasubbag Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding S.Th mengatakan, menyikapi hal itu Kapolresta Manado membuat suatu terobosan dengan penggalangan dana yang didapat dari sumbangan seluruh Pejabat Uama, personil Polri dan PNS Polresta Manado. Kemudian sumbangan tersebut dugunakan untuk membedah rumah personil Aiptu Suban Kadjuju sehingga layak untuk dihuni kembali.
"Kegiatan ini merupakan terobosan yang digagas Kapolresta Manado sebagai simbol kebersamaan, senasib dan sepenanggungan jajaran Polresta Manado sekaligus memberikkan memotivasi kepada personil Polresta Manado," kata Kasubbag Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding S.Th, Jumat (1/1/2021)
Diketahui, Ada sekira delapan rumah semi permanen termasuk rumah Aiptu Suban Kadjuju di Kelurahan Istiqlal Lingkungan 1 Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara habis dilalap si jago merah, Kamis (3/9/2020) sekira pukul 16.45 Wita. (Baca juga: Jembatan Sinandaka Putus, Akses Sulut-Gorontalo dari Helumo Lumpuh)
Emi Farhan (55) salah seorang saksi mata mengatakan, dirinya melihat percikan api dari dalam rumah Suban Kadjuju. Karena panik, dia mengambil air dan menyiram ke arah meteran listrik yang korslet, namun api justru lebih membesar dan mulai merambat ke seluruh bagian rumah. "Melihat api semakin besar, saya kemudian lari dari dalam rumah dan berteriak ada kebakaran," kata Ibu Emi.
Delapan unit Damkar Pemkot Manado tiba di tempat memadamkan api. Si jago merah baru bisa dipadamkan sekira pukul 17.30 Wita kala itu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kegiatan kemanusiaan ini digagas oleh Kapolresta Manado sebagai simbol kebersamaan, senasib, dan sepenanggungan jajaran Polresta Manado untuk Aiptu Suban Kadjuju personil Polsek Urban Wenang yang mengalami musibah kebakaran. (Baca juga:TNI-Polri Kerja Keras Atasi Dampak Banjir di Bolsel dan Bolmong)
Kasubbag Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding S.Th mengatakan, menyikapi hal itu Kapolresta Manado membuat suatu terobosan dengan penggalangan dana yang didapat dari sumbangan seluruh Pejabat Uama, personil Polri dan PNS Polresta Manado. Kemudian sumbangan tersebut dugunakan untuk membedah rumah personil Aiptu Suban Kadjuju sehingga layak untuk dihuni kembali.
"Kegiatan ini merupakan terobosan yang digagas Kapolresta Manado sebagai simbol kebersamaan, senasib dan sepenanggungan jajaran Polresta Manado sekaligus memberikkan memotivasi kepada personil Polresta Manado," kata Kasubbag Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding S.Th, Jumat (1/1/2021)
Diketahui, Ada sekira delapan rumah semi permanen termasuk rumah Aiptu Suban Kadjuju di Kelurahan Istiqlal Lingkungan 1 Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara habis dilalap si jago merah, Kamis (3/9/2020) sekira pukul 16.45 Wita. (Baca juga: Jembatan Sinandaka Putus, Akses Sulut-Gorontalo dari Helumo Lumpuh)
Emi Farhan (55) salah seorang saksi mata mengatakan, dirinya melihat percikan api dari dalam rumah Suban Kadjuju. Karena panik, dia mengambil air dan menyiram ke arah meteran listrik yang korslet, namun api justru lebih membesar dan mulai merambat ke seluruh bagian rumah. "Melihat api semakin besar, saya kemudian lari dari dalam rumah dan berteriak ada kebakaran," kata Ibu Emi.
Delapan unit Damkar Pemkot Manado tiba di tempat memadamkan api. Si jago merah baru bisa dipadamkan sekira pukul 17.30 Wita kala itu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
(don)
Lihat Juga :