Duh! Mahasiswi Udayana Diduga Dilecehkan Dosen saat Bimbingan Skripsi
Kamis, 31 Desember 2020 - 07:24 WIB
loading...
Kasus dugaan pelecehan seksual dialami CA, salah satu mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana saat bimbingan skripsi. Mirisnya, terduga pelakunya adalah seorang dosen. Foto iNews TV/Indira A
A
A
A
DENPASAR - Kasus dugaan pelecehan seksual dialami CA, salah satu mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana saat bimbingan skripsi. Mirisnya, terduga pelakunya adalah seorang dosen. Pasca kejadian korban CA mengalami traumatik dan takut datang ke kampus.
Dugaan pelecehan seksual terungkap saat mahasiswi tersebut melapor ke Yayasan Bantuan Lembaga Hukum (YBLH) Bali pada 23 Desember 2020 lalu.
Direktur YBLH Bali Ni Kadek Vany Primaliraning mengatakan, memang dugaan pelecehan seksual terjadi pada 2017 lalu saat CA melakukan bimbingan skripsi.
(Baca: Jalan Berliku Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mencari Keadilan di IAIN Tulungagung)
“Kala itu CA diminta datang ke rumah oknum dosen berinisial W, namun bukan bimbingan yang didapat namun beberapa pertanyaan yang berbau seksual diluar penelitiannya misalnya, Kamu masih perawan ga, udah pernah belum (berhubungan seks), kalau belum mau diajarin ga," kata Ni Kadek Vany Primaliraning, Rabu 30 Desember 2020.
Menurut dia, W juga sempat menunjukkan kumpulan video porno kepada CA. Hingga puncaknya W memaksa memasukkan tangannya ke dalam baju CA,” kata Ni Kadek Vany Primaliraning, Rabu 30 Desember 2020.
Pasca pelecehan seksual tersebut, kata dia, CA sempat melaporkan kepada pihak kampus namun tak ada tindak lanjut apapun terhadap kejadian ini.
Dugaan pelecehan seksual terungkap saat mahasiswi tersebut melapor ke Yayasan Bantuan Lembaga Hukum (YBLH) Bali pada 23 Desember 2020 lalu.
Direktur YBLH Bali Ni Kadek Vany Primaliraning mengatakan, memang dugaan pelecehan seksual terjadi pada 2017 lalu saat CA melakukan bimbingan skripsi.
(Baca: Jalan Berliku Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mencari Keadilan di IAIN Tulungagung)
“Kala itu CA diminta datang ke rumah oknum dosen berinisial W, namun bukan bimbingan yang didapat namun beberapa pertanyaan yang berbau seksual diluar penelitiannya misalnya, Kamu masih perawan ga, udah pernah belum (berhubungan seks), kalau belum mau diajarin ga," kata Ni Kadek Vany Primaliraning, Rabu 30 Desember 2020.
Menurut dia, W juga sempat menunjukkan kumpulan video porno kepada CA. Hingga puncaknya W memaksa memasukkan tangannya ke dalam baju CA,” kata Ni Kadek Vany Primaliraning, Rabu 30 Desember 2020.
Pasca pelecehan seksual tersebut, kata dia, CA sempat melaporkan kepada pihak kampus namun tak ada tindak lanjut apapun terhadap kejadian ini.
Lihat Juga :