Calon Kapolri Komjen Pol Gatot Eddy, Mengawali Karir di Blitar, Dikenal Rajin Puasa Senin-Kamis

Selasa, 29 Desember 2020 - 21:29 WIB
loading...
A A A
Nurkhamim masih ingat bagaimana Gatot memperlakukan para pemakai jalan yang kepergok melanggar ketertiban lalu lintas. Saat itu siang hari. Tidak sedikit pengendara motor yang tidak mengenakan helm. Mereka, kata Nurkhamim, sebagian besar pelajar. Apa yang dilakukan Gatot?. Mereka yang terjaring operasi ketertiban itu, lanjut Nurkhamim, tidak ditilang. Para pelajar hanya dihukum menghafalkan Pancasila serta menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan umum.

"Hukuman model pendekatan seperti itu dilakukan Pak Gatot saat menjabat Kapolsek Srengat. Artinya sudah dilakukan jauh waktu sebelum ngetrend saat ini," terang Nurkhamim. Berbeda dengan pelanggar lalu lintas di luar kelompok pelajar. Sopir truk misalnya. Mereka yang kepergok tidak tertib lalu lintas, Gatot menerapkan hukuman yang bersifat olahraga. Yakni meminta mereka push up di depan umum. Ada juga yang squat jump. "Dan ternyata hal itu lebih efektif membuat jera," kata Nurkhamim.

Tiga tahun menjadi Kapolsek Srengat, Gatot mutasi ke Semarang. Pada tahun 1991 ia menjabat Komandan Peleton Taruna Akabri Semarang. Posisi ini diemban tidak lama. Masih di tahun yang sama (1991) Gatot geser menjadi Perwira Administrasi Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Kepolisian Daerah Metro Jaya. Hanya berlangsung setahun. Pada tahun 1992 menjabat Perwira Menengah Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Di tempat baru selalu tidak lebih 1-2 tahun. Karir Gatot terus menanjak. Naik pangkat sekaligus berganti ganti jabatan strategis. Pada tahun 2002 Gatot menjabat Kepala Satuan Pidana Umum Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim. Hanya dua tahun menjabat, pada tahun 2005 Gatot Eddy Pramono kembali ke Kabupaten Blitar sebagai Kapolres Blitar. Meski 17 tahun meninggalkan Blitar (sejak 1988), bagi Gatot, Blitar bukan daerah baru.

Masih banyak yang ia kenal dan tidak sedikit yang terkesan saat ia masih menjabat Kapolsek Srengat. "Pada saat Pak Gatot menjadi Kapolres Blitar, saya cukup intens berkomunikasi," papar Nurkhamim. Pada tahun itu Nurkhamim belum menjadi kepala desa yang sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (APD). Ia masih dikenal sebagai aktivis LSM Solidaritas Masyarakat Anti Korupsi (SOMASI) yang kerap berunjuk rasa.

Pada tahun 2003-2004, Kabupaten Blitar masih dalam suasana pengusutan kasus korupsi Rp94 miliar. Korupsi yang menyeret Bupati Blitar Imam Muhadi sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam penjara. "Saat itu, usai aksi kami kadang bertemu Pak Gatot dan berdiskusi," kata Nurkhamim. Dimulai dari diskusi kecil itu komunikasi antara para aktivis SOMASI dengan Kapolres Blitar Gatot Eddy Pramono berlangsung intens.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Arus Mudik lewat...
Tinjau Arus Mudik lewat Udara, Wakapolri: Penyeberangan Merak–Bakauheni Terkendali
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Gerakan Pangan Murah Polda Riau Membantu Masyarakat
Percepat Distribusi...
Percepat Distribusi Logistik, Polri Fokus Penyediaan Alat Berat di Tapteng
Pemulihan Bencana, Wakapolri...
Pemulihan Bencana, Wakapolri Siapkan Ratusan Kendaraan Operasional di Aceh Tamiang
Pemulihan Wilayah Aceh,...
Pemulihan Wilayah Aceh, Wakapolri: Akses Jalan dan Jembatan Prioritas Utama
Percepatan Penanganan...
Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, Polri Perbanyak Alat Berat dan Kebutuhan Dasar
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Rekomendasi
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved