Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, Polri Perbanyak Alat Berat dan Kebutuhan Dasar
Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:52 WIB
loading...
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan laporan dari kapolda di tiga wilayah terdampak bencana, dibutuhkan langkah cepat dengan memperbanyak serta mengoptimalkan penggunaan alat berat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Polri terus mendorong percepatan penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Polri mengerahkan alat berat serta membangun fasilitas air bersih bagi masyarakat terdampak.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Kapolda Sumatera Utara, Kapolda Aceh, dan Kapolda Sumatera Barat, dibutuhkan langkah cepat dengan memperbanyak serta mengoptimalkan penggunaan alat berat di lokasi-lokasi terdampak.
"Dari laporan para kapolda, kita butuh percepatan dengan sudah melibatkan dan memperbanyak alat berat yang sudah ada," kata Dedi saat meninjau langsung Posko Logistik Polda Sumut di Kualanamu, Deli Serdang, dikutip Sabtu (27/12/2025).
Baca Juga: PosIND Salurkan BLTS Kesra di Padang, Menjangkau hingga ke Pelosok
Di wilayah Aceh, Polri telah menyiapkan data dan terus melakukan pembaruan terkait kebutuhan di lapangan. Di Aceh Utara dan Aceh Tamiang, sedikitnya lima hingga enam unit alat berat telah disiagakan, terdiri dari ekskavator, buldoser, hingga dump truck.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Kapolda Sumatera Utara, Kapolda Aceh, dan Kapolda Sumatera Barat, dibutuhkan langkah cepat dengan memperbanyak serta mengoptimalkan penggunaan alat berat di lokasi-lokasi terdampak.
"Dari laporan para kapolda, kita butuh percepatan dengan sudah melibatkan dan memperbanyak alat berat yang sudah ada," kata Dedi saat meninjau langsung Posko Logistik Polda Sumut di Kualanamu, Deli Serdang, dikutip Sabtu (27/12/2025).
Baca Juga: PosIND Salurkan BLTS Kesra di Padang, Menjangkau hingga ke Pelosok
Di wilayah Aceh, Polri telah menyiapkan data dan terus melakukan pembaruan terkait kebutuhan di lapangan. Di Aceh Utara dan Aceh Tamiang, sedikitnya lima hingga enam unit alat berat telah disiagakan, terdiri dari ekskavator, buldoser, hingga dump truck.
Lihat Juga :