Virus Corona Varian Baru, Dinkes Kota Bandung Sebut Belum Ditemukan dan Minta Warga Waspada
Senin, 28 Desember 2020 - 19:06 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyatakan belum menerima laporan terkait virus Corona varian baru. Meski begitu, warga Kota Bandung dan sekitarnya diminta waspada terhadap virus baru tersebut.
"Kami belum menerima laporan ya (virus Corona varian baru). Kami nggak bisa awasi. Itu (virus Corona varian baru) ketahuannya kalau secara mikrobiologis ketemu, kemudian kami laporkan trennya sudah ada yang baru," kata Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara di Kantor Dinkes Kota Bandung, Senin (28/12/2020).
Ahyani berharap virus Corona varian baru tak masuk ke Kota Bandung. "Jadi kami lebih waspada. Mau ada atau enggak, kami meningkatkan kewaspadaan. Sejauh ini belum ada laporan dan (diharapkan) jangan ada," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, virus Corona varian baru ditemukan di Nigeria, berbeda dengan strain sangat menular yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.
Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika John Nkengasong mengumumkan temuan strain jenis P681H itu, Kamis (24/12/2020).
(Baca juga: Cuaca Ekstrem, Wabup Bandung Barat Hengki Minta Warga Waspada saat Hujan Deras)
Petugas medis belum meyakini sepenuhnya varian baru di Nigeria ini lebih menular dibandingkan versi biasa. Nkengasong juga mengakui terlalu dini untuk memastikannya.
(Baca juga: Bangun Sistem Digital, Baznas Jabar Targetkan Penerimaan Zakat hingga Rp1,2 Triliun)
"Beri kami waktu, ini masih sangat awal," kata Nkengasong, dikutip dari The Sun, Jumat (25/12/2020).
"Kami belum menerima laporan ya (virus Corona varian baru). Kami nggak bisa awasi. Itu (virus Corona varian baru) ketahuannya kalau secara mikrobiologis ketemu, kemudian kami laporkan trennya sudah ada yang baru," kata Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara di Kantor Dinkes Kota Bandung, Senin (28/12/2020).
Ahyani berharap virus Corona varian baru tak masuk ke Kota Bandung. "Jadi kami lebih waspada. Mau ada atau enggak, kami meningkatkan kewaspadaan. Sejauh ini belum ada laporan dan (diharapkan) jangan ada," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, virus Corona varian baru ditemukan di Nigeria, berbeda dengan strain sangat menular yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.
Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika John Nkengasong mengumumkan temuan strain jenis P681H itu, Kamis (24/12/2020).
(Baca juga: Cuaca Ekstrem, Wabup Bandung Barat Hengki Minta Warga Waspada saat Hujan Deras)
Petugas medis belum meyakini sepenuhnya varian baru di Nigeria ini lebih menular dibandingkan versi biasa. Nkengasong juga mengakui terlalu dini untuk memastikannya.
(Baca juga: Bangun Sistem Digital, Baznas Jabar Targetkan Penerimaan Zakat hingga Rp1,2 Triliun)
"Beri kami waktu, ini masih sangat awal," kata Nkengasong, dikutip dari The Sun, Jumat (25/12/2020).
(boy)
Lihat Juga :