GKJW Maron Blitar, Cerita Gereja Yang Didirikan Pengikut Pangeran Diponegoro

Senin, 28 Desember 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Kecuali 3 kuda-kuda kerangka bangunan yang sampai kini masih berfungsi dengan baik. Kuda-kuda kayu jati itu berkelir hijau lawas. Pada permukaanya terukir angka tahun pemasangan. Kerangka itu menurut Bambang merupakan satu satunya peninggalan sejarah awal gereja.

Dari berbagai sumber yang diperoleh. Saat pertama berdiri, seluruh bangunan gereja, kata Bambang tersusun atas kerangka kayu. "Letaknya kuda kuda itu di atas, tertutup plafon. Tahun depan rencananya plafon akan kita bongkar, agar bisa terlihat," terang Bambang.

Mengacu laporan surat kabar Belanda yang terbit di masa kolonial, usia gereja Maron saat ini kata Bambang sudah mencapai 174 tahun. Dalam laporan juga dijelaskan, pada tahun 1830 sudah ada orang Kristen di Desa Togogan. Munculnya orang orang Jawa Kristen tersebut berkat perkabaran injil yang dilakukan Kiai Djosep asal Ngoro (Jombang) yang dibantu Mateus Arip.

Saat seorang Belanda bernama Jellesma berkunjung ke Togogan tahun 1849, ada 21 orang warga yang meminta dibaptis masuk Kristen. Jellesma adalah pegawai pemerintah kolonial Belanda yang juga aktif di gereja Mojowarno Jombang. Jellesma juga yang membaptis Kiai Tunggul Wulung pada tahun 1855 dan sekaligus memberinya nama Ibrahim.

Kiai Tunggul Wulung merupakan salah satu tokoh pengabaran injil di Jawa. Meski baru dibaptis tahun 1855, Kiai Tunggul Wulung yang lama mengasingkan diri di sekitar lereng Kelud, sudah mengenal Kristen sejak 1840 di Ngoro dan Mojowarno. Menurut Bambang, sebelum peristiwa 21 orang dibaptis Jellesma, di Togogan sudah ada orang Kristen Jawa.

Mereka adalah empat belas orang bekas laskar Diponegoro yang kemudian hijrah ke Maron sekaligus mendirikan gereja baru tersebut. Sesuai catatan koran Belanda, pada tahun 1858 seluruh orang Kristen di Togogan hijrah ke Desa Maron. Gereja di Togogan dibongkar. Sebagian kayu kayunya dipakai untuk membangun gereja di Maron.

"Atas dasar itu saya meyakini usia gereja Maron saat ini 174 tahun," kata Bambang. Namun jika mengacu surat pembaptisan Stepanus Martosudarmo, yakni tahun 1858, umur gereja Maron saat ini, baru 168 tahun. Bukti lain Gereja Maron didirikan oleh orang orang pelarian laskar Diponegoro adalah keris pusaka Nogo Siluman. Sebuah pusaka yang diyakini memiliki kekuatan dalam hal kepemimpinan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Rekomendasi
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved