Turut Bersuka Cita, Ridwan Kamil Pastikan Perayaan Natal di Jabar Lancar
Kamis, 24 Desember 2020 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mengatakan, berdasarkan laporan dari semua pihak, mayoritas atau hampir 100% gereja di Jabar menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik, seperti yang diterapkan di Gereja Katedral yang menerapkan pembatasan kapasitas hanya sampai 30%.
"Berarti yang 70 persennya yang biasa tahun lalu berjubel kalau saya datang, sekarang sedang khidmat dan menyimak pesan-pesan dari pimpinan gereja melalui virtual atau digital, sehingga ini menunjukkan bahwa kita bisa tetap produktif dengan cara baru walaupun tidak nyaman," terangnya. (Baca Juga: Diduga Peras Warga, Kapolda Sumut Copot Wakapolsek Helvetia AKP DK)
"Nah, mohon doanya tetap disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan), agar kita bisa kembali normal setelah situasi normal dan vaksin juga insya Allah akan datang," sambung Kang Emil.
Disinggung pengawalan pelaksanaan Natal secara virtual yang digelar gereja, Kang Emil menjelaskan bahwa pengawalan merupakan bentuk komitmen dari aparat keamanan. Ada ataupun tidak perayaan Natal secara virtual, kata dia, Kapolda Jabar telah menugaskan anggotanya untuk memastikan rasa aman dan nyaman kepada pihak panita penyelenggara Natal virtual.
"Mungkin secara dinamika keamanan tidak seberat tahun-tahun lalu karena jemaahnya lebih banyak di rumah. Tapi, dari sisi komitmen tetap tidak berubah, tetap dipantau dan dijaga di seluruh titik yang menyelenggarakan di sana," katanya.
"Berarti yang 70 persennya yang biasa tahun lalu berjubel kalau saya datang, sekarang sedang khidmat dan menyimak pesan-pesan dari pimpinan gereja melalui virtual atau digital, sehingga ini menunjukkan bahwa kita bisa tetap produktif dengan cara baru walaupun tidak nyaman," terangnya. (Baca Juga: Diduga Peras Warga, Kapolda Sumut Copot Wakapolsek Helvetia AKP DK)
"Nah, mohon doanya tetap disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan), agar kita bisa kembali normal setelah situasi normal dan vaksin juga insya Allah akan datang," sambung Kang Emil.
Disinggung pengawalan pelaksanaan Natal secara virtual yang digelar gereja, Kang Emil menjelaskan bahwa pengawalan merupakan bentuk komitmen dari aparat keamanan. Ada ataupun tidak perayaan Natal secara virtual, kata dia, Kapolda Jabar telah menugaskan anggotanya untuk memastikan rasa aman dan nyaman kepada pihak panita penyelenggara Natal virtual.
"Mungkin secara dinamika keamanan tidak seberat tahun-tahun lalu karena jemaahnya lebih banyak di rumah. Tapi, dari sisi komitmen tetap tidak berubah, tetap dipantau dan dijaga di seluruh titik yang menyelenggarakan di sana," katanya.
(nic)
Lihat Juga :