Libur Nataru, Ini Langkah Pemkab Sleman Cegah Penyebaran COVID-19
Rabu, 23 Desember 2020 - 20:16 WIB
loading...
Sekda Sleman Harda Kiswaya memberikan keterangan pengecahan penyebaran COVID-19 saat libur Nataru di Sleman, Rabu (23/12/2020). Foto/MNC Portal Indonesia (MPI)/Priyo Setyawan
A
A
A
SLEMAN - Angka terkonfirmasi positif COVID-19 harian di wilayah Sleman saat ini masih tinggi. Sleman termasuk dalam kategori zona merah.
Total konfirmasi positif, Rabu (23/12/2020) pukul 10.30 WIB mencapai 4.392 orang dengan rincian dirawat 1.120 orang, sembuh 3.204 orang, meninggal 74 orang.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan, kondisi memprihatinkan ini membutuhkan perhatian serius semua pihak guna meminimalisir dan memutus penyebaran penularan COVID-19.
Di antaranya dengan memperketat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, jaga jarak dan tidak berkerumum.
“Mencegah terjadinya kerumunan ini penting. Apalagi momentum libur nasional dan cuti bersama Natal 2020 dan tahun baru 2021 berpotensi memunculkan kerumunan,” kata Harda, Rabu (23/12/2020).
Total konfirmasi positif, Rabu (23/12/2020) pukul 10.30 WIB mencapai 4.392 orang dengan rincian dirawat 1.120 orang, sembuh 3.204 orang, meninggal 74 orang.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan, kondisi memprihatinkan ini membutuhkan perhatian serius semua pihak guna meminimalisir dan memutus penyebaran penularan COVID-19.
Di antaranya dengan memperketat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, jaga jarak dan tidak berkerumum.
“Mencegah terjadinya kerumunan ini penting. Apalagi momentum libur nasional dan cuti bersama Natal 2020 dan tahun baru 2021 berpotensi memunculkan kerumunan,” kata Harda, Rabu (23/12/2020).
Lihat Juga :