Bikin Keributan dan Acungkan Senjata Tajam, Puluhan Pemuda di Solo Diamankan
Selasa, 22 Desember 2020 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Mereka, ungkap Ade, melakukan pengancaman dan intimidasi pada pegawai BPR. Termasuk petugas pengamanan. Ade menyebut ancaman itu berupa ancaman fisik maupun psikis.
"Setelah mendapatkan laporan, kami pun langsung bergerak cepat ke lokasi. Di TKP, kami mengamankan sekira 30 orang, termasuk barang bukti yang mereka bawa, seperti senjata tajam. Dan kami pun mengamankan kendaraan berupa sepeda motor yang tak sesuai dokumen," papar Ade, Selasa (22/12/2020).
Menurut Ade, dari interograsi dilokasi, kebanyakan mereka datang dari luar kota Solo, seperti Klaten dan Sukoharjo. Sedangkan motif kedatangan mereka ke BPR masih belum diketahui.
Meski begitu, apapun alasannya, aparat Kepolisian tidak akan mentolerir aksi premanisme di Kota Solo. Secara tegas, orang nomer satu dijajaran Polresta Solo ini mengatakan bila pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap aksi-aksi kekerasan di Kota Solo.
"Aksi premanisme, pengerahan massa dan intimidasi tidak dibenarkan. Dan kami tidak akan memberikan ruang sedikitpun terhadap aksi-aksi seperti ini. Apalagi sampai bawa alat pemukul, senjata tajam itu tidak dibenarkan. Dan jelas kami tindak tegas. Untuk motif mereka, akan kita dalami lagi," katanya.
"Setelah mendapatkan laporan, kami pun langsung bergerak cepat ke lokasi. Di TKP, kami mengamankan sekira 30 orang, termasuk barang bukti yang mereka bawa, seperti senjata tajam. Dan kami pun mengamankan kendaraan berupa sepeda motor yang tak sesuai dokumen," papar Ade, Selasa (22/12/2020).
Menurut Ade, dari interograsi dilokasi, kebanyakan mereka datang dari luar kota Solo, seperti Klaten dan Sukoharjo. Sedangkan motif kedatangan mereka ke BPR masih belum diketahui.
Meski begitu, apapun alasannya, aparat Kepolisian tidak akan mentolerir aksi premanisme di Kota Solo. Secara tegas, orang nomer satu dijajaran Polresta Solo ini mengatakan bila pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap aksi-aksi kekerasan di Kota Solo.
"Aksi premanisme, pengerahan massa dan intimidasi tidak dibenarkan. Dan kami tidak akan memberikan ruang sedikitpun terhadap aksi-aksi seperti ini. Apalagi sampai bawa alat pemukul, senjata tajam itu tidak dibenarkan. Dan jelas kami tindak tegas. Untuk motif mereka, akan kita dalami lagi," katanya.
(shf)
Lihat Juga :