Pesan Wali Kota Palopo Judas Amir di Hari Ibu
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:58 WIB
loading...
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir di acara hari ibu ke-92 yang diperingati bersamaan di acara puncak peringatan hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke-48 yang dirangkai HUT Dharma Wanita Persatuan ke-21. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Wali Kota Palopo , HM Judas Amir, menitipkan pesan di hari ibu ke-92 yang diperingati bersamaan di acara puncak peringatan hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke-48, dirangkaikan dengan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-21.
Judas Amir berpesan agar setiap orang lebih meningkatkan kecintaan kepada kedua orang tua, utamanya sosok ibu, perempuan yang telah melahirkan dengan penuh pengorbanan.
Baca juga: Pemkot Palopo Dapat Penghargaan dari dari BKKBN Soal Pelayanan KB
"Tidak sampai di situ, ketika kita lahir ke dunia, pengabdian dan kasih sayang seorang ibu masih berlanjut dengan memelihara kita, memandikan kita, membersihkan kotoran kita, memberikan kita ASI , mengurusi kita bahkan hingga dewasa. Olehnya itu cintailah Ibu kalian," ujarnya.
Dalam kesempatan ini pula, Judas menyampaikan pesan orang tua terdahulu untuk tidak membuat dosa terhadap orang tua, apalagi hingga membuat mereka meneteskan air mata.
"Jangan biarkan air mata orang tua kita menetes karena kecewa dan marah kepada kita. Itu dosa besar, tidak akan kita raih sukses dunia apalagi akhirat jika kita berdosa kepada kedua orang tua," tegas Judas .
Judas Amir berpesan agar setiap orang lebih meningkatkan kecintaan kepada kedua orang tua, utamanya sosok ibu, perempuan yang telah melahirkan dengan penuh pengorbanan.
Baca juga: Pemkot Palopo Dapat Penghargaan dari dari BKKBN Soal Pelayanan KB
"Tidak sampai di situ, ketika kita lahir ke dunia, pengabdian dan kasih sayang seorang ibu masih berlanjut dengan memelihara kita, memandikan kita, membersihkan kotoran kita, memberikan kita ASI , mengurusi kita bahkan hingga dewasa. Olehnya itu cintailah Ibu kalian," ujarnya.
Dalam kesempatan ini pula, Judas menyampaikan pesan orang tua terdahulu untuk tidak membuat dosa terhadap orang tua, apalagi hingga membuat mereka meneteskan air mata.
"Jangan biarkan air mata orang tua kita menetes karena kecewa dan marah kepada kita. Itu dosa besar, tidak akan kita raih sukses dunia apalagi akhirat jika kita berdosa kepada kedua orang tua," tegas Judas .
Lihat Juga :