Kasus COVID-19 di Kulonprogo Melonjak, 6 Anggota DPRD Positif Terpapar
Senin, 21 Desember 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Akhid mengatakan, dengan adanya kasus ini sedikit banyak tentu akan mengganggu proses dan tanggungjawab di DPRD. Namun hal ini tidak masalah, karena bisa disiasati dengan rapat secara virtual. Di mana saat ini ada beberapa pekerjaan yang sudah bisa dilakukan. Di antaranya checking draft terhadap salah sagtu perda sebelum ditetapkan.
"Ketika hasil swab test keluar, maka mereka sudah bisa lagi bekerja dana rapat secara fisik," katanya.
Politisi PDIP ini yakin tugas dan target yang ditetapkan DPRD bisa terwujud. Akhir tahun ini ada beberapa target yang masih harus diselesaikan. Semuanya sepakat untuk tetap berjalan dalam pembahasan.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengaku prihatin dengan penambahan kasus COVID-19 di Kulonprogo. Selama ini Kulonprogo kasusnya paling sedikit dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY. Namun saat ini sudah di atas Gunungkidul yang awalnya penambahan kasusnya cukup tinggi.
"Kami sudah minta gugus tugas untuk melakukan koordinasi, mereka yang positif harus melakukan isolasi mandiri, dilakukan tracing dan penyemprotan disinfektan,” katanya.
"Ketika hasil swab test keluar, maka mereka sudah bisa lagi bekerja dana rapat secara fisik," katanya.
Politisi PDIP ini yakin tugas dan target yang ditetapkan DPRD bisa terwujud. Akhir tahun ini ada beberapa target yang masih harus diselesaikan. Semuanya sepakat untuk tetap berjalan dalam pembahasan.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengaku prihatin dengan penambahan kasus COVID-19 di Kulonprogo. Selama ini Kulonprogo kasusnya paling sedikit dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY. Namun saat ini sudah di atas Gunungkidul yang awalnya penambahan kasusnya cukup tinggi.
"Kami sudah minta gugus tugas untuk melakukan koordinasi, mereka yang positif harus melakukan isolasi mandiri, dilakukan tracing dan penyemprotan disinfektan,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :