Keluarga 6 Laskar FPI Harap Komnas HAM Investigasi Penuh Tragedi KM 50

Senin, 21 Desember 2020 - 05:40 WIB
loading...
Keluarga 6 Laskar FPI...
Keluarga enam Laskar FPI mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh Komnas HAM. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Keluarga enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas dalam insiden di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020) dini hari, mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

"Kami bersama para keluarga 6 syuhada, para tokoh nasional dan para pecinta dan pendamba tegaknya keadilan dan kebenaran siap selalu mendukung dan mengawal Komnas HAM RI untuk menegakan kebenaran dan keadilan," ujar salah satu tim kuasa hukum keluarga 6 syuhada, Aziz Yanuar, saat dikonfirmasi, Minggu (20/12/2020).

Keluarga enam Laskar FPI itu meminta kepada Komnas HAM bisa mengungkapkan dengan jelas pelanggaran HAM dalam kejadian itu."Mengungkap tuntas dan jelas dugaan kekejian dan pelanggaran HAM berat terhadap 6 syuhada tersebut," ungkapnya.

Tim kuasa hukum bersama perwakilan keluarga bakal menyambangi Komnas HAM pada Senin (21/12/2020) pagi. Mereka juga turut didampingi sejumlah tokoh nasional. (Baca juga: Periksa Mobil Laskar FPI dan Polda Metro Jaya, Komnas HAM Surati Kabareskrim)

Nantinya, kata Aziz, tim kuasa hukum beserta perwakilan keluarga enam Laskar FPI akan memberikan bukti dan penjelasan seputar penembakan yang menimpa 6 syuhada saat mengawal Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.



Sebelumnya, Komnas HAM mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa sebanyak 20 orang lebih terkait peristiwa baku tembak antara anggota Laskar FPI dan polisi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. (Baca juga: Mantan Wakil Kepala BIN Curiga Ada Misi Lain di Balik Penguntitan Habib Rizieq)

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, 20 orang saksi tersebut berasal dari berbagai pihak, yakni masyarakat yang berada di lokasi, pihak kepolisian, dan pihak FPI. Salah satu saksi yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran juga turut diperiksa pada Senin (14/12/2020).

Komnas HAM pada Kamis (17/12) lalu juga telah memanggil tim dokter Rumah Sakit Polri yang mengautopsi jenazah 6 Laskar FPI. Namun tim dokter tersebut enggan memberikan komentar ke awak media usai pemeriksaan.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Rekomendasi
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Kasus Penembakan 6 Laskar...
Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Mahfud MD Tak akan Bentuk TGPF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved