Kadernya Tak Terakomodir PAN, Ini Sikap Muhammadiyah Jatim
Minggu, 20 Desember 2020 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Ainur menegaskan, Muhammadiyah menyayangkan bahwa tidak ada satu pun kadernya dipercaya untuk menjadi bagian dari formatur DPW PAN Jatim. Keputusan ini, secara tidak langsung membuat hubungan antara PAN dengan Muhammadiyah semakin renggang.
Karena harus diakui, selama lima tahun terakhir hubungan PAN dengan Muhammadiyah mulai terasa kurang harmonis. Pasalnya, sejumlah kader Muhammadiyah di PAN justru semakin tersisih.
(Baca juga: GP Ansor dan Aice Bagikan 5 Juta Masker, Khofifah: Perkuat Pencegahan COVID-19 )
"Saya khawatir ketika PAN semakin jauh dengan Muhammadiyah, lima tahun ke depan PAN di Jatim ini akan semakin menurun. Karena harus diakui, selama lima tahun terakhir perkembangan PAN tidak menunjukkan progress yang maksimal, bahkan trennya menurun," pungkas Ainur.
Seperti diketahui, Musywil DPW PAN Jatim digelar secara virtual dan tatap muka di Shangri-La Hotel Surabaya. Sebanyak 700 peserta hadir mewakili DPD dan DPC PAN se-Jatim dengan pemimpin sidang oleh Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN Mumtaz Rais.
Karena harus diakui, selama lima tahun terakhir hubungan PAN dengan Muhammadiyah mulai terasa kurang harmonis. Pasalnya, sejumlah kader Muhammadiyah di PAN justru semakin tersisih.
(Baca juga: GP Ansor dan Aice Bagikan 5 Juta Masker, Khofifah: Perkuat Pencegahan COVID-19 )
"Saya khawatir ketika PAN semakin jauh dengan Muhammadiyah, lima tahun ke depan PAN di Jatim ini akan semakin menurun. Karena harus diakui, selama lima tahun terakhir perkembangan PAN tidak menunjukkan progress yang maksimal, bahkan trennya menurun," pungkas Ainur.
Seperti diketahui, Musywil DPW PAN Jatim digelar secara virtual dan tatap muka di Shangri-La Hotel Surabaya. Sebanyak 700 peserta hadir mewakili DPD dan DPC PAN se-Jatim dengan pemimpin sidang oleh Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN Mumtaz Rais.
(msd)
Lihat Juga :