51 Gereja di Kota Bogor Gelar Ibadah Natal 2020 Secara Virtual
Jum'at, 18 Desember 2020 - 05:58 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga ada indikasi akan diterapkan kebijakan-kebijakan lebih ketat dari pemerintah pusat. Kami juga akan menyiapkan rumah sakit darurat, menguatkan tim Detektif Covid-19 dan sepakat akan fokus untuk menguatkan patroli setiap malam sampai awal tahun memastikan warga tidak berkerumun dan menahan diri tidak keluar rumah di tahun baru," tegas Bima.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo Purbo mengatakan dari 77 lokasi kegiatan yang akan melaksanakan kebaktian natal, ada 51 lokasi akan melaksanakan secara virtual dan 26 lokasi menggabungkan antara ibadah virtual dan offline ke gereja.
(Baca juga: Kecelakaan Marak di Tol Cipali, Pakar: Tiga Faktor Jadi Penyebab )
"Ada 26 lokasi yang menggelar kebaktian di gereja, sesuai arahan Wali Kota Bogor harus memperhatikan protokol kesehatan serta jumlah jemaat yang hadir di kebaktian hanya sepertiganya saja. Itu pun jemaat yang memang sudah mendaftar ke gereja. Anak kecil dan manula juga tidak diperbolehkan datang, serta kegiatan dibatasi maksimal dua kali kegiatan," ujar Prasetyo.
Ia menambahkan, Operasi Lilin Lodaya 2020 akan dimulai pada 21 Desember sampai 5 Januari 2021 atau selama 14 hari. Pihaknya akan menyediakan tujuh pos pengamanan dan satu pos pelayanan terpadu. Pos-pos ini akan mendukung semua kegiatan, yakni kebaktian natal dan antisipasi malam tahun baru dengan personil gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo Purbo mengatakan dari 77 lokasi kegiatan yang akan melaksanakan kebaktian natal, ada 51 lokasi akan melaksanakan secara virtual dan 26 lokasi menggabungkan antara ibadah virtual dan offline ke gereja.
(Baca juga: Kecelakaan Marak di Tol Cipali, Pakar: Tiga Faktor Jadi Penyebab )
"Ada 26 lokasi yang menggelar kebaktian di gereja, sesuai arahan Wali Kota Bogor harus memperhatikan protokol kesehatan serta jumlah jemaat yang hadir di kebaktian hanya sepertiganya saja. Itu pun jemaat yang memang sudah mendaftar ke gereja. Anak kecil dan manula juga tidak diperbolehkan datang, serta kegiatan dibatasi maksimal dua kali kegiatan," ujar Prasetyo.
Ia menambahkan, Operasi Lilin Lodaya 2020 akan dimulai pada 21 Desember sampai 5 Januari 2021 atau selama 14 hari. Pihaknya akan menyediakan tujuh pos pengamanan dan satu pos pelayanan terpadu. Pos-pos ini akan mendukung semua kegiatan, yakni kebaktian natal dan antisipasi malam tahun baru dengan personil gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub.
Lihat Juga :