Jaga Kualitas Ekspor, KKP FGD Pengendalian Mutu Produk Perikanan
Kamis, 17 Desember 2020 - 17:51 WIB
loading...
Suasana FGD yang digelar alai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan Makassar melaksanakan kegiatan Fokus Grup Diskusi (FGD) Kebijakan Pengendalian Mutu Dalam Menghadapi Isu Terkini Guna Mendukung Pemenuhan Persyaratan Ekspor.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (17/12), dengan menghadirkan narasumber yaitu Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM , Widodo Sumiyanto, Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia Beijing, Marina Novira, dan Kepala Pusat Studi Satwa Primata Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Huda S Darusman.
Baca Juga: Komoditas Ini Bikin Ekspor November 2020 Surplus
Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM , Widodo Sumiyanto menyampaikan, beberapa kebijakan sistem jaminan mutu hasil perikanan terutama pada masa pandemi sekarang ini. Kegiatan sistem jaminan mutu harus mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19 sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, juga dilakukan inovasi berupa inspeksi jarak jauh yang dilaksanakan secara virtual.
Terkait dengan keberterimaan ekspor hasil perikanan, saat ini produk perikanan Indonesia dapat diterima di 158 negara dari 193 negara anggota PBB.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (17/12), dengan menghadirkan narasumber yaitu Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM , Widodo Sumiyanto, Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia Beijing, Marina Novira, dan Kepala Pusat Studi Satwa Primata Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Huda S Darusman.
Baca Juga: Komoditas Ini Bikin Ekspor November 2020 Surplus
Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM , Widodo Sumiyanto menyampaikan, beberapa kebijakan sistem jaminan mutu hasil perikanan terutama pada masa pandemi sekarang ini. Kegiatan sistem jaminan mutu harus mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19 sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, juga dilakukan inovasi berupa inspeksi jarak jauh yang dilaksanakan secara virtual.
Terkait dengan keberterimaan ekspor hasil perikanan, saat ini produk perikanan Indonesia dapat diterima di 158 negara dari 193 negara anggota PBB.
Lihat Juga :