Antisipasi Polisi Terhadap Aksi 1812, Penyekatan Massa hingga Bubarkan Kerumunan
Kamis, 17 Desember 2020 - 12:57 WIB
loading...
Massa aksi 212 di Monas, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Walaupun tidak mengizinkan aksi 1812 yang digelar Anak NKRI di Istana Negara, Jumat 18 Desember 2020, pihak kepolisian tetap melaksanakan prosedur pengamanan yang cukup ketat. Namun, jumlah personel yang melakukan penjagaan belum disimpulkan.
“Masih kami rapatkan jumlahnya berapa karena meskipun tidak dikasih izin tetap harus dilakukan antisipasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (17/12/2020). (Baca juga: Persaudaraan Alumni 212 Benarkan Bakal Ada Aksi 1812)
Selain jumlah personel, polisi juga melakukan koordinasi terkait rekayasa pengamanan. Menurutnya, pola pengamanan tentunya berbeda dengan apa yang biasa dilakukan sebelumnya mengingat masih adanya pandemi di Jakarta.
(Baca juga : Amien Rais Datangi Mabes Polri, Minta Kapolri Lepaskan Habib Rizieq )
Polisi juga akan melakukan operasi kemanusiaan dalam pengamanan. Yusri mencontohkan bakal melaksanakan penyekatan mulai dari pemberangkatan awal massa. Bila ditemukan ada massa yang berkerumun maka secara preventif langsung ke masyarakat guna mencegah adanya kerumunan. “Kami lakukan langsung dari lokasi awal, jadi bukan lagi di lokasi aksi,” ucapnya.
“Masih kami rapatkan jumlahnya berapa karena meskipun tidak dikasih izin tetap harus dilakukan antisipasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (17/12/2020). (Baca juga: Persaudaraan Alumni 212 Benarkan Bakal Ada Aksi 1812)
Selain jumlah personel, polisi juga melakukan koordinasi terkait rekayasa pengamanan. Menurutnya, pola pengamanan tentunya berbeda dengan apa yang biasa dilakukan sebelumnya mengingat masih adanya pandemi di Jakarta.
(Baca juga : Amien Rais Datangi Mabes Polri, Minta Kapolri Lepaskan Habib Rizieq )
Polisi juga akan melakukan operasi kemanusiaan dalam pengamanan. Yusri mencontohkan bakal melaksanakan penyekatan mulai dari pemberangkatan awal massa. Bila ditemukan ada massa yang berkerumun maka secara preventif langsung ke masyarakat guna mencegah adanya kerumunan. “Kami lakukan langsung dari lokasi awal, jadi bukan lagi di lokasi aksi,” ucapnya.
Lihat Juga :