Abaikan Jaga Jarak, Khofifah Sindir Pembagian BLT di Surabaya
Rabu, 13 Mei 2020 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Khofifah pun mengapresiasi pencapaian yang telah dilakukan oleh Kabupaten Trenggalek dalam penyaluran BLT DD ini. Bahkan dia menyebut, jika nantinya target penyaluran tercapai sepenuhnya pada tanggal 15 Mei 2020 besok, maka Trenggalek merupakan daerah pertama dari seluruh Indonesia yang menyelesaikan penyaluran tahap pertama BLT DD. "Kalau sampai tanggal 15 Mei 2020 bisa mencapai 100 persen dana desa. Ini akan jadi best practice. Tidak hanya bagi Jatim tapi bagi se-Indonesia," ujar Khofifah.
Dia pun berharap agar semua daerah dapat melakukan percepatan pencairan disaat pandemi COVID-19 seperti sekarang. Dia percaya bahwa setiap daerah pasti memiliki cara terbaik untuk melakukan percepatan pencairan dana desa.
"Saya ingin pesan kalau nanti pencairan BLT Bansos dari Kemensos itu pak bupati. Hari ini saya mendengar di Surabaya ya tetap berkerumun gitu loh. Minta tolong nanti di pun jagi (dijaga) supaya tetap pada menjaga jarak yang aman pak bupati," pinta Khofifah.
Nur Arifin lantas menyatakan bahwa, pihaknya telah melakukan pencairan BLT dengan sangat baik. "Siap bu, kami sudah koordinasi dengan PT Pos. Nanti yang dalam kabupaten ada sebagian yang kita antar. Nanti ada yang pysical distancing kita jadwal, kemudian untuk perantau menggunakan aplikasi. Sehingga nanti bisa masuk langsung ke aplikasinya tanpa dikenakan biaya," kata Nur Arifin.
Dia pun berharap agar semua daerah dapat melakukan percepatan pencairan disaat pandemi COVID-19 seperti sekarang. Dia percaya bahwa setiap daerah pasti memiliki cara terbaik untuk melakukan percepatan pencairan dana desa.
"Saya ingin pesan kalau nanti pencairan BLT Bansos dari Kemensos itu pak bupati. Hari ini saya mendengar di Surabaya ya tetap berkerumun gitu loh. Minta tolong nanti di pun jagi (dijaga) supaya tetap pada menjaga jarak yang aman pak bupati," pinta Khofifah.
Nur Arifin lantas menyatakan bahwa, pihaknya telah melakukan pencairan BLT dengan sangat baik. "Siap bu, kami sudah koordinasi dengan PT Pos. Nanti yang dalam kabupaten ada sebagian yang kita antar. Nanti ada yang pysical distancing kita jadwal, kemudian untuk perantau menggunakan aplikasi. Sehingga nanti bisa masuk langsung ke aplikasinya tanpa dikenakan biaya," kata Nur Arifin.
(eyt)
Lihat Juga :