Polda Kepri Bersikap Tegas, Tak Keluarkan Izin Perayaan Tahun Baru

Kamis, 17 Desember 2020 - 09:23 WIB
loading...
Polda Kepri Bersikap Tegas, Tak Keluarkan Izin Perayaan Tahun Baru
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart. Foto/SINDOnews/Dicky Sigit Rakasiwi
A A A
BATAM - Pergantian tahun 2020 menuju 2021 tinggal menghitung hari. Perayaan pergantian tahun ini pastinya jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, karena berada di tengah kondisi prihatin akibat pandemi COVID-19 .

(Baca juga: Tanggamus Gempar, Ratusan Warga Keracunan Usai Santap Makanan di Ruman Calon Kepala Pekon )

Mengantisipasi terjadinya kerumunan massa dan pelanggaran protokol kesehatan saat malam pergantian tahun, yang bisa memicu penularan COVID-19 . Polda Kepri dengan tegas melarang segara bentuk kegiatan keramaian pesta perayaan malam tahun baru .

" Polda Kepri , secara tegas menyampaikan tidak akan mengeluarkan surat izin keramaian untuk merayakan malam pergantihan tahun baru kali ini," ujar Kabid Humas Polda Kepri , Kombes Pol Harry Goldenhart, Kamis (17/12/2020).



Terkait hal ini, Harry berharap berbagai pihak tidak perlu mempertanyakan mengapa hal ini dilakukan, mengingat saat ini pemerintah tengah giat untuk melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 .

"Pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan perizinan keramaian, ini tentunya untuk mencegah penyebaran COVID-19 . Seperti yang kita ketahui sekarang ini kita masih dalam masa pandemi COVID-19 ," tegasnya.

(Baca juga: Sering Kegiatan Bersama Risma, Kabag Humas Kota Surabaya Positif COVID-19 )

Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya berlaku di Kepri. Di mana kebijakan ini adalah perintah dari Mabes Polri yang berlaku disemua daerah diseluruh Indonesia, tanpa terkecuali. "Ini dilakukan berdasarkan instruksi dari Kapolri, untuk tetap menjaga protokol kesehatan disetiap daerah," jelasnya.

Pada kesempatan ini, dia juga menyampaikan bagi umat Kristiani yang akan menjalankan perayaan ibadah Natal kali ini, pihaknya tetap mempersilahkan. Namun tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes). "Masyarakat yang merayakan Natal, silahkan melaksanakan kegiatan ibadah di gereja tentunya dengan penerapan protokol kesehatan," tutupnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1662 seconds (10.177#12.26)