Begal Taksi Online yang Gemparkan Palembang Ditembak Subdit Jatanras Polda Sumsel
Kamis, 17 Desember 2020 - 08:13 WIB
loading...
Pelaku pembegalan sopir taksi online di Palembang, dibekuk Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan. Foto/iNews TV/Firdaus
A
A
A
PALEMBANG - Satu dari dua pelaku pembegalan sopir taksi online yang menggegerkan Palembang, pada bulan September lalu, berhasil ditangkap Subdit Jatanras Polda Sumatra Selatan. Pelaku ditembak kakinya, karena melakukan perlawanan saat ditangkap.
(Baca juga: Tanggamus Gempar, Ratusan Warga Keracunan Usai Santap Makanan di Ruman Calon Kepala Pekon )
Pelaku pembegalan yang diketahui bernama Megi alias Rian (25), sempat kabur ke Pulau Jawa, dan beralih profesi menjadi sopir. Pelaku pembegalan yang menusuk dada korban ini mengaku, menggunakan aplikasi orang lain untuk melakukan pemesanan taksi online. Pelaku memang sudah berniat untuk melakukan pembegalan.
Pembegalan pada 18 September 2020 tersebut, terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku pembegalan menggasak kendaraan korban di Jalan Noerdin Pandji, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Pelaku pembegalan mengaku sengaja mengincar sopir taksi online yang akan mereka begal.
Saat diperiksa petugas, Megi mengaku saat kejadian duduk di depan samping sopir. Dirinya yang menusuk dada kiri korban menggunakan senjata tajam. Sedangkan rekannya yang duduk di belakang menusuk leher korban, dan memukul kepala korban.
(Baca juga: Tanggamus Gempar, Ratusan Warga Keracunan Usai Santap Makanan di Ruman Calon Kepala Pekon )
Pelaku pembegalan yang diketahui bernama Megi alias Rian (25), sempat kabur ke Pulau Jawa, dan beralih profesi menjadi sopir. Pelaku pembegalan yang menusuk dada korban ini mengaku, menggunakan aplikasi orang lain untuk melakukan pemesanan taksi online. Pelaku memang sudah berniat untuk melakukan pembegalan.
Pembegalan pada 18 September 2020 tersebut, terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku pembegalan menggasak kendaraan korban di Jalan Noerdin Pandji, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Pelaku pembegalan mengaku sengaja mengincar sopir taksi online yang akan mereka begal.
Saat diperiksa petugas, Megi mengaku saat kejadian duduk di depan samping sopir. Dirinya yang menusuk dada kiri korban menggunakan senjata tajam. Sedangkan rekannya yang duduk di belakang menusuk leher korban, dan memukul kepala korban.
Lihat Juga :