Jelang Belajar Tatap Muka, Pemkab Bekasi Pastikan Ketersediaan Sarana Utilitas Sekolah
Selasa, 15 Desember 2020 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Kabid Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro mengatakan, pembangunan toilet ini mengacu pada standar protokol kesehatan pencegahan covid-19. Setiap toilet terdiri dari orinoir hingga ketersediaan air bersih.”Belum pernah ada SD yang pakai orinioir,” katanya.
Menurut dia, konsep ini dibangun agar menjaga suhu tetap sejuk dan kering sehingga menggunakan urionir, ventilasi harus memadai dan memang sangat memenuhi protokol kesehatan.”Kami ingin ketersediaan air bersih tersedia. Karena percuma ada wc kalau tidak ada air bersih, makanya kami gunakan ground water tank,” ujarnya.
Sedangkan terkait biaya pembangunannya, Benny memastikan telah sesuai ketentuan. Misalnya anggaran ketentuan APBD kan ada pajak, keuntungan penyedia. Biaya bangun itu sebesar Rp 149 juta belum termasuk pajak.”Anggaran sebesar itu dengan harga per meter di Kabupaten Bekasi, insha Allah sudah sesuai dengan bangunan tidak bertingkat sederhana,” ucapnya.
Benny menambahkan, nantinya sebelum proses pembayaran, setiap pembangunan akan dilakukan penghitungan ulang untuk memastikan tidak ada pelanggaran.”Jadi ada skema stock opname di mana nanti dihitung ulang apa saja yang digunakan, berapa biaya, langsung dibayar. Jadi ini untuk memastikan semuanya sesuai aturan,” tegasnya.
Menurut dia, konsep ini dibangun agar menjaga suhu tetap sejuk dan kering sehingga menggunakan urionir, ventilasi harus memadai dan memang sangat memenuhi protokol kesehatan.”Kami ingin ketersediaan air bersih tersedia. Karena percuma ada wc kalau tidak ada air bersih, makanya kami gunakan ground water tank,” ujarnya.
Sedangkan terkait biaya pembangunannya, Benny memastikan telah sesuai ketentuan. Misalnya anggaran ketentuan APBD kan ada pajak, keuntungan penyedia. Biaya bangun itu sebesar Rp 149 juta belum termasuk pajak.”Anggaran sebesar itu dengan harga per meter di Kabupaten Bekasi, insha Allah sudah sesuai dengan bangunan tidak bertingkat sederhana,” ucapnya.
Benny menambahkan, nantinya sebelum proses pembayaran, setiap pembangunan akan dilakukan penghitungan ulang untuk memastikan tidak ada pelanggaran.”Jadi ada skema stock opname di mana nanti dihitung ulang apa saja yang digunakan, berapa biaya, langsung dibayar. Jadi ini untuk memastikan semuanya sesuai aturan,” tegasnya.
(hab)
Lihat Juga :