Kasus Covid-19 Masih Meningkat, Pemprov Sumut Gelar Doa Serentak
Rabu, 13 Mei 2020 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Doa tersebut dilakukan lantaran angka kasus positif di Sumut yang terus meningkat. Aris memaparkan data terkini orang terpapar Covid-19. Sebanyak 155 orang pasien dalam pengawasan (PDP) tengah dirawat di RS dan 198 orang dinyatakan positif Covid-19, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 24 orang.
Menurut Aris, angka orang terpapar yang dia sampaikan mencerminkan masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan belum melaksanakan isolasi dengan baik. Menurutnya masih ada kelompok masyarakat rentan yang belum menyadari bahwa dirinya berpotensi tertular dan menulari.
“Oleh karena itu mari kita pahami betul bahwa penularan dari hari ke hari ini adalah gambaran bahwa proses penularan di luar masih terus terjadi,” kata Aris.
Untuk itu, selain doa, Aris tetap menenkankan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan oleh masyarakat. Masyarakat tetap harus mengenali karakteristik virus tersebut. Dikatakanya virus tersebut menyerang sepanjang saluran pernafasan, mulai dari rongga hidung, mulut kemudian ke paru-paru sampai ke gelembung anatomi di paru-paru.
Virus kemudian tumbuh dan menjadi banyak di sepanjang dinding saluran pernafasan. Lantas orang yang terpapar pada saat batuk dan bersin, maka percikan dahak yang berasal dari dinding saluran pernafasan akan keluar dan bisa menulari orang lain yang terkan percikan.
Menurut Aris, angka orang terpapar yang dia sampaikan mencerminkan masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan belum melaksanakan isolasi dengan baik. Menurutnya masih ada kelompok masyarakat rentan yang belum menyadari bahwa dirinya berpotensi tertular dan menulari.
“Oleh karena itu mari kita pahami betul bahwa penularan dari hari ke hari ini adalah gambaran bahwa proses penularan di luar masih terus terjadi,” kata Aris.
Untuk itu, selain doa, Aris tetap menenkankan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan oleh masyarakat. Masyarakat tetap harus mengenali karakteristik virus tersebut. Dikatakanya virus tersebut menyerang sepanjang saluran pernafasan, mulai dari rongga hidung, mulut kemudian ke paru-paru sampai ke gelembung anatomi di paru-paru.
Virus kemudian tumbuh dan menjadi banyak di sepanjang dinding saluran pernafasan. Lantas orang yang terpapar pada saat batuk dan bersin, maka percikan dahak yang berasal dari dinding saluran pernafasan akan keluar dan bisa menulari orang lain yang terkan percikan.
Lihat Juga :