Umat Nasrani Pekalongan Gelar Perayaan Natal dengan Protokol Kesehatan Ketat
Senin, 14 Desember 2020 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
"Kami pastinya akan menaati aturan tersebut. Ibadah perayaan Natal , dalam aturan tersebut juga dapat dilakukan secara daring, umat yang datang dibatasi sesuai kapasitas rumah ibadah, dan penerapan protokol kesehatan," terang Argo.
Argo mengungkapkan, dari 20 gereja di Pekalongan , ada beberapa yang hanya akan melaksanakan peribadatan secara daring. Kendati demikian yang tatap muka pun akan tetap ada pembatasan. "Yang harus diutamakan adalah keselamatan, jangan sampai terjadi sesuatu yang tak diinginkan hanya karena ingin merayakan Natal ," katanya.
(Baca juga: 6 Pengawal Habib Rizieq Tewas Ditembak, Aktivis Jabar: Tak Perlu Dibentuk TPF )
Menurut Argo, Natal di tengah pandemi COVID-19 ini tak mengurangi makna. Perayaan Natal dapat dilaksanakan secara lebih sederhana. "Saya mengajak umat kristiani di Pekalongan untuk menahan diri. Mari hayati hakekat Natal ini untuk mengingat peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang penuh kesederhanaan," ujarnya.
Argo mengungkapkan, dari 20 gereja di Pekalongan , ada beberapa yang hanya akan melaksanakan peribadatan secara daring. Kendati demikian yang tatap muka pun akan tetap ada pembatasan. "Yang harus diutamakan adalah keselamatan, jangan sampai terjadi sesuatu yang tak diinginkan hanya karena ingin merayakan Natal ," katanya.
(Baca juga: 6 Pengawal Habib Rizieq Tewas Ditembak, Aktivis Jabar: Tak Perlu Dibentuk TPF )
Menurut Argo, Natal di tengah pandemi COVID-19 ini tak mengurangi makna. Perayaan Natal dapat dilaksanakan secara lebih sederhana. "Saya mengajak umat kristiani di Pekalongan untuk menahan diri. Mari hayati hakekat Natal ini untuk mengingat peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang penuh kesederhanaan," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :