Jalan Ciater Tangsel Dipenuhi Lubang dan Pasir, Pemotor Banyak Tergelincir
Senin, 14 Desember 2020 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Bidang (Kabid) Binamarga DinasPekerjaan Umum (PU) Kota Tangsel, Budi Rachmat menerangkan, pengaspalan di Jalan Ciater itu masih mutlak di bawah tanggung jawab kontraktor. Dengan begitu, perbaikannya akan dilakukan kembali setelah keluar hasil uji laboratorium.
"Untuk Jalan Ciater, mutlak masih tanggung jawab kontraktor, karena masih ada garansi untuk pengerjaan pengaspalan. Sehingga untuk melaksanakan pengaspalan ulang Dinas PU melakukan uji laboratorium. Jika hasil lab keluar, pihak kontraktor segera akan melakukan pengaspalan ulang," jelasnya dikonfirmasi terpisah.
Menurut Dinas PU, pengaspalan jalan itu total menghabiskan anggaran senilai sekira Rp7 miliar. Sebelum diaspal, kondisi jalannya sendiri memang tak terlalu banyak mengalami kerusakan. Namun kondisi berbeda justru terlihat usai pengaspalan yang baru dilakukan rusak. Permukaan jalan kian bergelombang dan menimbulkan banyak taburan pasir. "Proyeknya 4 ribu meter, dengan nilai Rp7 miliar," tukasnya.
Di putaran Jalan Ciater, tepatnya di seberang SPBU nampak terpampang papan kecil berisi informasi jika jalan itu memang berbahaya bagi pengendara. Meski tak efektif mencegah kecelakaan, hal demikian dianggap bisa mendorong pengguna jalan berhati-hati melintasi jalan tersebut.
"Untuk Jalan Ciater, mutlak masih tanggung jawab kontraktor, karena masih ada garansi untuk pengerjaan pengaspalan. Sehingga untuk melaksanakan pengaspalan ulang Dinas PU melakukan uji laboratorium. Jika hasil lab keluar, pihak kontraktor segera akan melakukan pengaspalan ulang," jelasnya dikonfirmasi terpisah.
Menurut Dinas PU, pengaspalan jalan itu total menghabiskan anggaran senilai sekira Rp7 miliar. Sebelum diaspal, kondisi jalannya sendiri memang tak terlalu banyak mengalami kerusakan. Namun kondisi berbeda justru terlihat usai pengaspalan yang baru dilakukan rusak. Permukaan jalan kian bergelombang dan menimbulkan banyak taburan pasir. "Proyeknya 4 ribu meter, dengan nilai Rp7 miliar," tukasnya.
Di putaran Jalan Ciater, tepatnya di seberang SPBU nampak terpampang papan kecil berisi informasi jika jalan itu memang berbahaya bagi pengendara. Meski tak efektif mencegah kecelakaan, hal demikian dianggap bisa mendorong pengguna jalan berhati-hati melintasi jalan tersebut.
(mhd)
Lihat Juga :