KPAD Bakal Dampingi Manusia Silver Pelaku Mutilasi di Bekasi
Jum'at, 11 Desember 2020 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Rupanya, pelaku yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan menjadi pengamen sekaligus manusia silver itu mau melayani nafsu birahi sesama jenis DS karena diiming-imingu duit sebesar Rp100 ribu setiap memuaskan sahwat korban.
"Sekali mereka tidur bersama Rp100.000, setelah itu mulai berkurang sehingga timbul rasa kebencian sakit hati daripada pelaku ini hingga terjadi aksi mutilasi,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.
Selama satu tahun kenal, kata dia, korban sudah 50 kali lebih melakukan tindak asusila tersebut terhadap pelaku. Awalnya, memang sekali disodomi, pelaku mendapati duit Rp 100 ribu. Namun setalah beberapa kali, korban memberi uang kepada pelaku berkurang. (Baca juga: Sadis dan Menyeramkan, Begini Manusia Silver di Bekasi Memutilasi Korbannya )
Bahkan, sempat sering tidak diberi uang. Dari situ, pelaku memendam rasa benci dan sakit hati hingga merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban. Niatnya, pelaku ingin menghabisi nyawa korban saat sedang ingin melakukan tindak asusila.
Bahkan, lanjut dia, korban juga sering melakukan tindakan kasar terhadap pelaku, hingga Minggu 6 Desember 2020, pelaku melakukan aksi nekatnya itu dengan membunuh korban. Korban dibunuh saat sedang tidur. Pelaku mengambil sebilah celurit dan menusukan bagian yang tajam ke arah dada
"Sekali mereka tidur bersama Rp100.000, setelah itu mulai berkurang sehingga timbul rasa kebencian sakit hati daripada pelaku ini hingga terjadi aksi mutilasi,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.
Selama satu tahun kenal, kata dia, korban sudah 50 kali lebih melakukan tindak asusila tersebut terhadap pelaku. Awalnya, memang sekali disodomi, pelaku mendapati duit Rp 100 ribu. Namun setalah beberapa kali, korban memberi uang kepada pelaku berkurang. (Baca juga: Sadis dan Menyeramkan, Begini Manusia Silver di Bekasi Memutilasi Korbannya )
Bahkan, sempat sering tidak diberi uang. Dari situ, pelaku memendam rasa benci dan sakit hati hingga merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban. Niatnya, pelaku ingin menghabisi nyawa korban saat sedang ingin melakukan tindak asusila.
Bahkan, lanjut dia, korban juga sering melakukan tindakan kasar terhadap pelaku, hingga Minggu 6 Desember 2020, pelaku melakukan aksi nekatnya itu dengan membunuh korban. Korban dibunuh saat sedang tidur. Pelaku mengambil sebilah celurit dan menusukan bagian yang tajam ke arah dada
Lihat Juga :