Kecam Radikalisme, Aliansi Warga Tasikmalaya Tolak Habib Rizieq di Kota Santri

Jum'at, 11 Desember 2020 - 12:52 WIB
loading...
Kecam Radikalisme, Aliansi...
Massa Aliansi Warga Tasikmalaya Menolak kehadira Rizieq Shihab lewat aksi unjuk rasa di samping Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jumat (11/12/2020). Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Sejumlah warga Tasikmalaya yang tergabung dalam Aliansi Warga Tasikmalaya berunjuk rasa mengecam radikalisme dan intoleransi di tengah-tengah masyarakat.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di samping Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jumat (11/12/2020), mereka menegaskan bahwa radikalisme dan intoleransi menjadi penyebab perpecahan bangsa Indonesia.

Oleh karenanya, pihak menolak keberadaan organisasi masyarakat (ormas) maupun kelompok-kelompok yang kental dengan radikalisme dan intoleran yang membuat gaduh dan berpotensi memecah belah bangsa.

(Baca juga: Jadi Tersangka di Polda Metro Jaya, Habib Rizieq Bakal Diseret Polda Jabar untuk Kasus Megamendung-RS Ummi )

"Kami menolak ormas maupun kelompok yang mengganggu kedaulatan negara serta jalannya pemerintahan," tegas Koordinator Aksi, Asep dalam keterangan resminya.

Asep melanjutkan, kegaduhan yang terjadi pascakehadiran Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab di Tanah Air juga berpotensi memecah belah bangsa.

"Kami tidak rela bangsa dan negara ini diacak-acak. Kami tidak rela keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini dipecah belah," tegasnya lagi.

Oleh karenanya, Asep menyatakan, pihaknya menolak kehadiran Rizieq Shihab di Tasikmalaya yang terkenal dengan julukan Kota Santri itu.

(Baca juga: Cirebon Gempa 4,2 SR, Tak Ada Kerusakan )

Pihaknya tidak menghendaki kondusivitas Tasikmalaya yang selama ini terpelihara baik rusak gara-gara kehadiran Habib Rizieq.

"Kami menolak kehadiran Rizieq Shihab, kami tak ingin warga Tasikmayala terpecah belah," katanya.

Dalam aksinya, massa Aliansi Warga Tasikmalaya membentangkan berbagai spanduk, di antaranya bertuliskan "Aliansi Warga Tasikmalaya Menolak Intoleran dan Radikalime" dan "Rakyat Jawa Barat Menolak Kehadiran Rizieq Shihab".

Selain itu, mereka juga menyatakan sikap:

1. Menolak segala bentuk kegiatan yang merongrong dan menghalangi pemerintah yang sah dalam merealisasikan program-programnya

2. Siap mengawal pemerintahan yang sah yang diberi mandat oleh rakyat dan menjaga NKRI

3. Siap menjadi benteng pemerintah dan bangsa Indonesia untuk mengadang kelompok-kelompok radikalisme dan intoleran yang menimbulkan ketidakstabilan ketahanan nasional

4. Menuntut pemerintah, TNI, dan Polri untuk bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok radikalisme, intoleran, dan menangkap para pembuat makar dan kegaduhan bangsa pemecah belah bangsa serta para perongrong Pancasila dan NKRI.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi...
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi Peduli Kondusifitas dan Tolak Keras Radikalisme
Sekolah Damai di Bali,...
Sekolah Damai di Bali, BNPT Cegah Paparan Ideologi Intoleran
Guru Besar UIN Syekh...
Guru Besar UIN Syekh Nurjati: Waspadai Politik Adu Domba Berkedok Agama di Medsos
Jelang HUT ke-80 RI,...
Jelang HUT ke-80 RI, Eks Napiter Ingatkan Ancaman Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme
Sekolah Damai Perkuat...
Sekolah Damai Perkuat Generasi Muda dari Bahaya Intolerasi dan Bullying
Denas-Efa Siap Kembalikan...
Denas-Efa Siap Kembalikan Cianjur Jadi Kota Santri, Ini Alasannya
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Rekomendasi
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved