Pilwali Lancar, KPU dan Bawaslu Makassar Perlu Dapat Penghargaan
Jum'at, 11 Desember 2020 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
"Pilwali Makassar selalu tak mudah. Ada banyak faktor yang justru memengaruhi kinerja penyelenggara di luar tanggung jawab teknis mereka selama ini, seperti bagaimana mereka terus bisa bertahan di tengah tekanan para pendukung paslon yang kadang justru tak mau diatur," tambahnya.
Penetrasi kandidat yang tajam selama masa kampanye justru sering bersenggolan dengan berbagai kewenangan dan kebijakan KPU serta Bawaslu.
Kata Nurmal, pelaksanaan Pilwali Makassar adalah pelaksanaan dengan tingkat kesulitan tinggi sehingga sangat berbeda dengan daerah lain. Selain jumlah TPS dan pemilih yang besar, juga karena Pilwali Makassar selalu diwarnai ekses persaingan politik dengan tensi yang terus tinggi.
Baca Juga: Bawaslu Sebut 43 TPS Berpotensi Gelar Pemungutan Suara Ulang
"Seperti misalnya bagaimana KPU Makassar mengelola pelaksanaan debat. Mereka menggelar hingga tiga kali dan jangan bilang itu mudah. Tapi, mereka mampu menyelesaikannya dengan baik," ujarnya.
Penetrasi kandidat yang tajam selama masa kampanye justru sering bersenggolan dengan berbagai kewenangan dan kebijakan KPU serta Bawaslu.
Kata Nurmal, pelaksanaan Pilwali Makassar adalah pelaksanaan dengan tingkat kesulitan tinggi sehingga sangat berbeda dengan daerah lain. Selain jumlah TPS dan pemilih yang besar, juga karena Pilwali Makassar selalu diwarnai ekses persaingan politik dengan tensi yang terus tinggi.
Baca Juga: Bawaslu Sebut 43 TPS Berpotensi Gelar Pemungutan Suara Ulang
"Seperti misalnya bagaimana KPU Makassar mengelola pelaksanaan debat. Mereka menggelar hingga tiga kali dan jangan bilang itu mudah. Tapi, mereka mampu menyelesaikannya dengan baik," ujarnya.
Lihat Juga :