Bedas Unggul di Pilkada Bandung, Tim Pemenangan Instruksikan Kawal Suara di KPU
Kamis, 10 Desember 2020 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan di tingkat desa, dari 280 Desa dan Kelurahan, pasangan Bedas bisa memenangkan suara di 245 desa dan hanya kalah di 35 desa. "Dan dari 6874 TPS, pasangan Bedas bisa menang di 5.535 TPS, dan hanya kalah di 1.333 TPS. Sedangkan suara sama di 6 TPS," katanya.
Dia menginstruksikan seluruh tim pemenangan Bedas untuk mengawal suara Dadang-Sahrul hingga rapat penetapan pemenang oleh KPU Kabupaten Bandung. Seluruh tim pemenangan, tim saksi, hingga simpatisan harus memperhatikan tahapan tabulasi suara yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), baik dari tingkat desa, kecamatan, hingga KPU Kabupaten.
"Jangan sampai satu suara pun sampai hilang dengan alasan apapun itu suara rakyat Kabupaten Bandung. Kemenangan Bedas sudah nyata, maka kita harus kawal hingga pasangan ini ditetapkan secara resmi oleh KPU sebagai bupati-wakil bupati Bandung terpilih," katanya.
Lebih jauh Cucun menegaskan jika kemenangan Bedas merupakan babak baru bagi perjalanan sejarah Kabupaten Bandung. Selama hampir 20 tahun bisa dikatakan pembangunan Bandung hanya didominasi oleh satu keluarga saja. Namun masyarakat Bandung telah menunjukkan jika mereka menginginkan perubahan nyata dengan memilih pasangan Bedas yang nota bene adalah bukan bagian dari birokasi dan dinasti penguasa.
"Selamat datang anak kandung perubahan. Pasangan Bedas ternyata bisa meruntuhka mitos bahwa dinasti atau keluarga incumbent akan mudah memenangkan pertarungan dalam Pilkada," katanya.
Dia menginstruksikan seluruh tim pemenangan Bedas untuk mengawal suara Dadang-Sahrul hingga rapat penetapan pemenang oleh KPU Kabupaten Bandung. Seluruh tim pemenangan, tim saksi, hingga simpatisan harus memperhatikan tahapan tabulasi suara yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), baik dari tingkat desa, kecamatan, hingga KPU Kabupaten.
"Jangan sampai satu suara pun sampai hilang dengan alasan apapun itu suara rakyat Kabupaten Bandung. Kemenangan Bedas sudah nyata, maka kita harus kawal hingga pasangan ini ditetapkan secara resmi oleh KPU sebagai bupati-wakil bupati Bandung terpilih," katanya.
Lebih jauh Cucun menegaskan jika kemenangan Bedas merupakan babak baru bagi perjalanan sejarah Kabupaten Bandung. Selama hampir 20 tahun bisa dikatakan pembangunan Bandung hanya didominasi oleh satu keluarga saja. Namun masyarakat Bandung telah menunjukkan jika mereka menginginkan perubahan nyata dengan memilih pasangan Bedas yang nota bene adalah bukan bagian dari birokasi dan dinasti penguasa.
"Selamat datang anak kandung perubahan. Pasangan Bedas ternyata bisa meruntuhka mitos bahwa dinasti atau keluarga incumbent akan mudah memenangkan pertarungan dalam Pilkada," katanya.
(shf)
Lihat Juga :