Bos Batu Putih Syndicate Ungkap Alasan di Balik Keunggulan Yusran-Syahban
Kamis, 10 Desember 2020 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, faktor yang membuat pendukung Syamsuddin dan Syamsu lebih banyak ke pasangan MYL-SS dibanding AIZ-Risma, karena kesolidan dan kerja-kerja tim yang lebih terstruktur dan sistematis.
Dari data real count internalnya, MYL-SS memperoleh 36,60 persen suara, disusul pasangan Abdul Rahman Assegaf-Muammar Muhayyang (Ramah) dengan 27,43 persen, AIZ-Risma 20,15 persen dan Anir-Lutfi 15,46 persen. "Kita sudah menginput 90,41 persen dari total TPS 709 atau 641. Semua yang kita input itu formulir C1 asli dari saksi," tandasnya.
Baca juga: Unggul di Quick Count, MYL Minta Pendukung Sabar Tunggu Hasil KPU
Sementara itu, calon wakil bupati, Syahban Sammana yakin keunggulan perolehan suara tersebut tidak akan banyak berubah lagi. Meski begitu, pihaknya enggan terburu-buru mengklaim kemenangan sebelum KPU Pangkep menetapkan pemenang. Ia meminta semua pihak menerima hasil pilkada yang digelar secara demokratis.
"Kalau ada yang tidak puas silakan saja. Tapi biasanya hasil quick count dan real count tidak akan jauh beda dari penetapan KPU . Lebih baik tidak usah ke MK, buang-buang energi saja," ucapnya.
Dari data real count internalnya, MYL-SS memperoleh 36,60 persen suara, disusul pasangan Abdul Rahman Assegaf-Muammar Muhayyang (Ramah) dengan 27,43 persen, AIZ-Risma 20,15 persen dan Anir-Lutfi 15,46 persen. "Kita sudah menginput 90,41 persen dari total TPS 709 atau 641. Semua yang kita input itu formulir C1 asli dari saksi," tandasnya.
Baca juga: Unggul di Quick Count, MYL Minta Pendukung Sabar Tunggu Hasil KPU
Sementara itu, calon wakil bupati, Syahban Sammana yakin keunggulan perolehan suara tersebut tidak akan banyak berubah lagi. Meski begitu, pihaknya enggan terburu-buru mengklaim kemenangan sebelum KPU Pangkep menetapkan pemenang. Ia meminta semua pihak menerima hasil pilkada yang digelar secara demokratis.
"Kalau ada yang tidak puas silakan saja. Tapi biasanya hasil quick count dan real count tidak akan jauh beda dari penetapan KPU . Lebih baik tidak usah ke MK, buang-buang energi saja," ucapnya.
(luq)
Lihat Juga :