Iuran BPJS Kesehatan Peserta Mandiri Kelas III Disubsidi Rp7.000

Rabu, 09 Desember 2020 - 22:11 WIB
loading...
Iuran BPJS Kesehatan...
Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Cabang Makassar, Florinsye Tamonob (dua kanan), dalam media gathering yang diselenggarakan, Selasa (8/12/2020). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Tahun depan, pemerintah pusat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan memberikan subsidi sebesar Rp7.000 untuk kepesertaan kelas III jalur mandiri, yang dianggap kategori penduduk mampu atau peserta pekerja bukan penerimah upah (PBPU).

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Cabang Makassar, Florinsye Tamonob, dalam media gathering, Selasa (8/12/2020) kemarin.

Baca juga: BPJS Watch: Peleburan Kelas BPJS Bikin Iurannya Lebih Sederhana

Dia menjelaskan, pemberian subsidi itu merujuk pada Peraturan Presiden (Pepres) 64/2020 tentang Jaminan Kesehatan. Di mana, tarif pembayaran iuran ditetapkan sebesar Rp42.000 untuk kelas III mandiri. Dari besaran itu, pada tahun 2020 peserta hanya membayar Rp25.000 dari ketentuan Rp42.000, maka pada 2021 dari ketentuan 42.000 maka peserta hanya membayar Rp35.000 atau ada subsidi sebesar Rp7.000.

“Selama ini memang bayarnya mandiri Rp42.000 tapi disubsidi jadi hanya bayar Rp25.000. Nah, dengan adanya Pepres baru maka peserta kelas III mandiri bayarnya seharusnya Rp42.000 nanti hanya bayar Rp35.000 saja karena ada subsidi iuran dari pemerintah,” terangnya.

Meski ada kenaikan pembayaran peserta kelas III mandiri, dia memastikan tahun depan, untuk kelas I dan II mandiri merujuk pada Pepres terdapat penurunan iuran dari sebelumnya, kelas I membayar Rp160.000 menjadi Rp150.000. Demikian pula pada kelas II dari sebelumnya Rp110.000 menjadi Rp100.000.

Florinsye Tamonob memaparkan, terkait perubahan tarif tersebut, pihaknya gencar melakukan sosialiasi ke masyarakat tidak saja secara konvensional tapi juga secara digital agar mereka bisa mengerti perubahan yang terjadi.

Empat layanan tidak tatap muka tersebut salah satunya ialah mobile JKN yang dapat diakses oleh pekerja bukan penerima upah (PBPU) kelas I dan kelas II.Mobile JKN ini diarahkan bagi calon peserta yang akan mendaftar mandiri ke kelas I dan II.

Baca juga: Waduh! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Lagi?

"Alasannya karena rata-rata kelasIII itu kurang mampu sehingga kami tetap buka layanan tatap muka, sementara bagi kelasII danIII tentu mereka punya ponsel pintar untuk mengakses layanan melalui aplikasi BPJS sehingga dapat langsung melakukan pendaftaran mobile JKN," terangnya.

Selanjutnya ialah layanan Chika (chat assistent JKN), jenis pelayanan satu ini merupakan layanan live chat dengan BPJS Kesehatan care center 1500400, termasuk pelayanan perubahan data.

Layanan non tatap muka lainnya ialah BPJS Kesehatan care center melalui kontak 1500400, tarifnya sesuai dengan operator yang digunakan.Layanan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mulai dari kelas I, II maupun III. Termasuk jika peserta ingin melakukan pengaduan dan perubahan data.

Layanan ke empat disebut Pandawa (layanan administrasi melalui WhatsApp di nomor 082190825559).

Baca juga: Hapus Sistem Kelas BPJS, Menkes Terawan: Besaran Iuran Akan Berubah

“Kami mencatat terdapat sekitar 52 ribu peserta BPJS Kesehatan yang telah mengakses layanan Pandawa. Sementara ada 24 ribu data peserta yang juga dinonaktifkan sementara, namun 9.000 di antara telah diaktifkan kembali,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Kepala BPJS Cabang Makassar, Greisthy E L Borotoding mengatakan, saat ini digitalisasi layanan secara massif dilakukan BPJS Kesehatan .

Caranya, dengan mengajak 52 rumah sakit di wilayah kerja BPJS Cabang Makassar untuk memanfaatkan layanan digital karena memang sangat memudahkan memangkas waktu dan biaya.

“Layanan digital dapat memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Bahkan, mereka dapat menghemat waktu dan biaya, karena tidak harus berhadapan langsung dengan petugas,” paparnya.

Dirut Rumah Sakit (RS) Maryam Citra Medika, Rivai Ibrahim mengatakan, layanan digital gencar dilakukan sejak lama.

Baca juga: Menkes Ungkap Tingkatan Kelas Peserta BPJS Dihapus di 2022

Hal tersebut membawa RS tipe D satu-satunya di luar Jawa menyandang dua kali penghargaan berturut-turut dari BPJS Kesehatan .

"Kami meraih predikat rumah sakit paling konsisten melayani peserta JKN-KIS karena memanfaatkan layanan digital," tuturnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Pemprov Kalteng Tanggung...
Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650.000 Warga Tidak Mampu
LBH Salemba Akan Laporkan...
LBH Salemba Akan Laporkan Wali Kota Denpasar, Ini Alasannya
Polemik PBI JK, Aktivis...
Polemik PBI JK, Aktivis Akan Laporkan Wali Kota Denpasar ke Polisi
Balita Raya Meninggal...
Balita Raya Meninggal Dunia Akibat Cacingan, Mensos: Keluarganya Diasesmen
Kemenkes Selidiki Kasus...
Kemenkes Selidiki Kasus Kematian Balita di Sukabumi Akibat Cacingan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved