Gigit 8 Warga Bandung Barat, Sampel Kepala Anjing Liar Positif Rabies
Senin, 07 Desember 2020 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
"Delapan warga yang digigit anjing sudah mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) sebanyak tiga kali. Itu sebagai tindak pencegahan karena mereka ada yang digigit di tangan dan juga kaki," sebutnya.
Diakuinya, setiap tahun di KBB selalu ada warga yang menjadi korban serangan atau digigit anjing rabies. Kebanyakan terjadi di wilayah KBB bagian selatan yang jadi habitat anjing kampung yang dipelihara, ataupun yang hidupnya liar.
Seperti pada 2019 lalu, ada seorang anak usia 12 tahun meninggal setelah digigit anjing di bagian tumit. Namun tidak langsung setelah digigit, mengingat inkubasi virusnya lama. Korban digigit bulan April sementara meninggalnya bulan September.
"Berkaca dari hal tersebut, kami selalu minta ke warga yang memelihara anjing kampung atau jika menemukan anjing liar, segera lakukan vaksin. Supaya meminimalisasi timbulnya kasus rabies akibat gigitan anjing," katanya.
Diakuinya, setiap tahun di KBB selalu ada warga yang menjadi korban serangan atau digigit anjing rabies. Kebanyakan terjadi di wilayah KBB bagian selatan yang jadi habitat anjing kampung yang dipelihara, ataupun yang hidupnya liar.
Seperti pada 2019 lalu, ada seorang anak usia 12 tahun meninggal setelah digigit anjing di bagian tumit. Namun tidak langsung setelah digigit, mengingat inkubasi virusnya lama. Korban digigit bulan April sementara meninggalnya bulan September.
"Berkaca dari hal tersebut, kami selalu minta ke warga yang memelihara anjing kampung atau jika menemukan anjing liar, segera lakukan vaksin. Supaya meminimalisasi timbulnya kasus rabies akibat gigitan anjing," katanya.
(shf)
Lihat Juga :