Akhir Tahun, PLN Sempurnakan Sistem Keandalan Listrik Pelanggan di Sultra
Senin, 07 Desember 2020 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
IBT pertama telah berhasil dioperasikan pada 31 Desember 2019. Bertambahnya IBT ini, maka kapasitas penghubung antara 70kV dangan 150kV menjadi 2 x 31,5 MVA.
Dua IBT ini menurut Putu Riasa, telah meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sultra, khususnya Kota Kendari. Para investor dan penggiat industri semakin tenang dan nyaman dalam menjalankan bisnisnya di Ibukota Sultra.
"Puji syukur dengan beroperasinya IBT 150/70 kV Puuwatu (Ext) 2 meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sultra khususnya Kota Kendari. Investor dan penggiat industri semakin tenang dan nyaman dalam menjalankan bisnisnya," tutur I Putu Riasa, Senin (7/12/2020).
PLN harus melaksanakan kurang lebih 10 pengujian untuk mendapatkan RLB, hingga akhirnya IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Puuwatu (EXT) 2 dapat beroperasi. IBT ini menjadi mitigasi PLN jika terjadi gangguan atau pemiliharaan pada IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Puuwatu (EXT) 1.
"Setelah melalui berbagai macam pengujian dan pengetesan, alhamdulillah IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Puuwatu (EXT) 2 dapat beroperasi. Kami telah mengantongi izin Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) dari Pusat Sertifikasi (Pusertif) pada 26 November 2020, maka pada 27 November 2020 jam 15.24 WITA, berhasil melaksanakan pemberian tegangan pertama atau energize" ungkap Manajer PLN Unit Pelaksana Projek Pembangkit dan Jaringan Sultra (UPP Kitring Sultra), Hidbar Saragih.
Dua IBT ini menurut Putu Riasa, telah meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sultra, khususnya Kota Kendari. Para investor dan penggiat industri semakin tenang dan nyaman dalam menjalankan bisnisnya di Ibukota Sultra.
"Puji syukur dengan beroperasinya IBT 150/70 kV Puuwatu (Ext) 2 meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sultra khususnya Kota Kendari. Investor dan penggiat industri semakin tenang dan nyaman dalam menjalankan bisnisnya," tutur I Putu Riasa, Senin (7/12/2020).
PLN harus melaksanakan kurang lebih 10 pengujian untuk mendapatkan RLB, hingga akhirnya IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Puuwatu (EXT) 2 dapat beroperasi. IBT ini menjadi mitigasi PLN jika terjadi gangguan atau pemiliharaan pada IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Puuwatu (EXT) 1.
"Setelah melalui berbagai macam pengujian dan pengetesan, alhamdulillah IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Puuwatu (EXT) 2 dapat beroperasi. Kami telah mengantongi izin Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) dari Pusat Sertifikasi (Pusertif) pada 26 November 2020, maka pada 27 November 2020 jam 15.24 WITA, berhasil melaksanakan pemberian tegangan pertama atau energize" ungkap Manajer PLN Unit Pelaksana Projek Pembangkit dan Jaringan Sultra (UPP Kitring Sultra), Hidbar Saragih.
(shf)
Lihat Juga :