Riau Ekspor Kertas dan Rayon Senilai Rp347 Miliar

loading...
Riau Ekspor Kertas dan Rayon Senilai Rp347 Miliar
Pelepasan ekspor di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau tepatnya di areal PT RAPP (APRIL Group) dan PT Asia Pacific Rayon (APR). Foto: SINDONews/Banda Haruddin Tanjung
RIAU - Presiden RI Joko Widodo melepas ekspor produk Indonesia ke pasar global secara serentak di Indonesia. Di Riau, pelepasan ekspor dilakukan di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau tepatnya di areal PT RAPP (APRIL Group) dan PT Asia Pacific Rayon (APR).

Khusus Riau mengekspor produk kertas dan rayon dengan nilai sebesar 24,48 juta dollar AS atau Rp347,16 miliar, dengan Negara tujuannya yakni, Tiongkok, Turki, Pakistan dan Bangladesh. (Baca Juga: Mantap! 54 UKM Terlibat Ekspor Senilai Rp178,15 Miliar)

Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana mengapresiasi para pelaku usaha yang berhasil melakukan ekspor di tengah pelemahan ekonomi global akibat pandemi COVID-19 .

“Pelepasan ekspor ini diharapkan dapat terus memotivasi para pelaku usaha, termasuk UKM untuk berinovasi agar dapat menembus pasar global,” ucapnya Jumat (4/12/2020). (Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Ekspor Tempat Tidur Sapi dari Lumajang)



Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengatakan bahwa hal membuktikan eksportir dari Riau tetap dapat melakukan eksportasi yang stabil di masa pandemi ini. “Kita mengapresiasi RAPP dan APR yang terus berkontribusi terhadap daerah dalam menyerap tenaga kerja di daerah Riau," ungkapnya.

Mill Operations Support Director RAPP, Mhd Ali Shabri menyampaikan terima kasih kepada Kemendag, Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan berkenaan dengan terpilihnya RAPP (APRIL Grup) sebagai lokasi pelepasan ekspor ke pasar global. (Baca Juga: Fenomena Tanah Bergerak Kembali Terjadi, 11 Rumah Hancur)

"Kita berharap dukungan dari pemerintah untuk tetap berkinerja selama masa pandemi," imbuhnya Kinerja Perdagangan Provinsi Riau menunjukkan surplus sebesar 8,28 miliar dollar AS untuk produk non-migas pada periode Januari-September 2020 dimana impor tercatat sebesar 927,1 juta dollar AS dan nilai ekspor tercatat sebesar 9,21 miliar dollar AS. Adapun produk ekspor utama terbesar adalah kelapa sawit dan turunannya, bubur kertas dan kertas.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top