Nusa Tenggara Barat Siap Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021
Sabtu, 05 Desember 2020 - 02:15 WIB
loading...
Proyek pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dikebut, Jumat (4/12/2020). Sirkuit ini untuk pelaksanaan MotoGP Indonesia 2021. Foto:SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
LOMBOK - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) siap menjadi tuan rumah balap motor internasional, MotoGP Indonesia 2021 . Kesiapan itu menyusul seluruh proyek infrastruktur, termasuk akomodasi sedang dikebut. Hal itu diungkapkan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan ( Asisten II) Setda Provinsi NTB, Ridwan Syah.
Pihaknya bahkan telah menyiapkan promosi-promosi hingga kesiapan masyarakat menyambut pagelaran akbar balap motor di dunia itu. “Secara umum NTB dalam hal ini Mandalika, sudah sangat siap untuk menyambut Event MotoGP 2021,” katanya pada SINDONews.com saat menyambut rombongan Mister Aladin Road Trip Protokol CHSE, di Lombok, Jumat (4/12/2020). (Baca Juga: Sirkuit Mandalika Tuan Rumah Balapan World Superbike 2021)
Ridwan menjelaskan, progres pembangunan Sirkuit Mandalika sudah mencapai 50%. Sirkuit yang memiliki panjang 4,31 km dan 17 tikungan yang dibangun di lahan seluas 1.250 Hektar di tengah-tengah kluster sport & entertainment di Kawasan Pariwisata The Mandalika itu ditargetkan selesai pada Juni 2021. Selain pembangunan sirkuit, sejumlah kementrian terkait juga terus mengebut infrastruktur penunjang kesuksesan MotoGP 2021.
Seperti pembangunan By Pass yang menghubungkan Badara Internasional dengan Mandalika, perpanjangan Runway Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan pembangunan dua rumah sakit serta Pembangunan Pelabuhan Gilimas. Seluruh infrastruktur penunjang ini sedang dalam proses pembangunan. “Karena kunci utama dari penyelengaraan MotoGP, selaian kesiapan race adalah alat transportasi. Di NTB ada 7 pintu masuk ke Lombok. Sehingga pada bulan Oktober 2021 penyelenggaraan MotoGP ini bisa kita laksanakan," ujarnya. (Baca Juga: Peluang Indonesia Gantikan Ceko di MotoGP 2021? Ini Jawaban MGPA)
Ridwan menegaskan, NTB saat ini juga sudah siap menerima kedatangan wisatawan dengan Standar kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) yang ditetapkan oleh Kemenparekraf. Dia pun mengapresiasi kedatangan rombongan Mister Aladin Road Trip Protokol CHSE di Pulau Lombok, NTB.
“Road Trip ini adalah cara untuk mendeklarasikan kepada masyarakat luar bahwa dunia kepariwisataan kita, termasuk di Lombok sudah siap menerapkan CHSE. Kita tetap bisa berwisata tetapi juga menerapkan protokol COVID-19 . Kami sangat bergembira atas kedatangan Mister Aladin ini," ucapnya.
Pihaknya bahkan telah menyiapkan promosi-promosi hingga kesiapan masyarakat menyambut pagelaran akbar balap motor di dunia itu. “Secara umum NTB dalam hal ini Mandalika, sudah sangat siap untuk menyambut Event MotoGP 2021,” katanya pada SINDONews.com saat menyambut rombongan Mister Aladin Road Trip Protokol CHSE, di Lombok, Jumat (4/12/2020). (Baca Juga: Sirkuit Mandalika Tuan Rumah Balapan World Superbike 2021)
Ridwan menjelaskan, progres pembangunan Sirkuit Mandalika sudah mencapai 50%. Sirkuit yang memiliki panjang 4,31 km dan 17 tikungan yang dibangun di lahan seluas 1.250 Hektar di tengah-tengah kluster sport & entertainment di Kawasan Pariwisata The Mandalika itu ditargetkan selesai pada Juni 2021. Selain pembangunan sirkuit, sejumlah kementrian terkait juga terus mengebut infrastruktur penunjang kesuksesan MotoGP 2021.
Seperti pembangunan By Pass yang menghubungkan Badara Internasional dengan Mandalika, perpanjangan Runway Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan pembangunan dua rumah sakit serta Pembangunan Pelabuhan Gilimas. Seluruh infrastruktur penunjang ini sedang dalam proses pembangunan. “Karena kunci utama dari penyelengaraan MotoGP, selaian kesiapan race adalah alat transportasi. Di NTB ada 7 pintu masuk ke Lombok. Sehingga pada bulan Oktober 2021 penyelenggaraan MotoGP ini bisa kita laksanakan," ujarnya. (Baca Juga: Peluang Indonesia Gantikan Ceko di MotoGP 2021? Ini Jawaban MGPA)
Ridwan menegaskan, NTB saat ini juga sudah siap menerima kedatangan wisatawan dengan Standar kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) yang ditetapkan oleh Kemenparekraf. Dia pun mengapresiasi kedatangan rombongan Mister Aladin Road Trip Protokol CHSE di Pulau Lombok, NTB.
“Road Trip ini adalah cara untuk mendeklarasikan kepada masyarakat luar bahwa dunia kepariwisataan kita, termasuk di Lombok sudah siap menerapkan CHSE. Kita tetap bisa berwisata tetapi juga menerapkan protokol COVID-19 . Kami sangat bergembira atas kedatangan Mister Aladin ini," ucapnya.
Lihat Juga :