Akademisi Sebut Program Anir-Lutfi Paling Pro Rakyat

Kamis, 03 Desember 2020 - 13:05 WIB
loading...
Akademisi Sebut Program...
Pengamat politik, Ali Anas, menilai program Anir-Lutfi paling pro rakyat. Foto: Istimewa
A A A
PANGKEP - Kehadiran kartu penerima program prioritas Anir-Lutfi nomor 4 (KP-4) dan totalitas Sandiaga Salahuddin Uno , diyakini mendongkrak elektabilitas pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi secara signifikan jelang pencoblosan pilkada Kabupaten Pangkep .

Menurut pengamat politik Dr Ali Anas, program pro rakyat dan realistis yang ditawarkan Anir-Lutfi memiliki magnet besar terhadap elektabilitasnya. "Program yang menyentuh langsung ke masyarakat itu akan berdampak pada elektabilitas. Program ini bisa dirasakan secara berkesinambungan, menarik simpati masyarakat," jelas Ali kepada awak media, seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Emak-Emak Antusias Dapatkan Kartu Penerima Program Prioritas Anir-Lutfi

Apalagi, lanjut dia, pergerakan Anir-Lutfi secara door to door dalam menyosialisasikan program bantuan Rp10 juta per kepala keluarga (KK) sangat efektif demi meyakinkan publik. "Program tersebut bisa mengangkat Pangkep dari angka kemiskinan yang sekarang ada di posisi kedua se-Sulsel," kata dia.

Hanya saja, Anas berharap, program bantuan ini betul-betul tepat sasaran. Dan dapat digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

"Memang harus dipastikan bahwa yang menerima itu memang yang layak. Jadi harus dipertegas lagi mekanisme penyalurannya," ujar Ali yang merupakan dosen di beberapa universitas di Makassar ini.

Saat ini kata dia, pemerintah daerah memang dituntut memberikan pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan juga berupaya memulihkan ekonomi masyarakat.

"Itu bagus karena sekarang ini, masing-masing kandidat dituntut bagaimana memberikan keyakinan bahwa ada daya beli di masyarakat. Infrastruktur penting, tapi fokus memenuhi kebutuhan dapur masyarakat itu yang utama. Jadi itu bagus saya kira. Masyarakat merasa kehadiran pemerintah," ucap pria berusia 33 tahun ini.

Baca juga: Anir-Lutfi Siap Naikkan Insentif Petugas Kebersihan di Pangkep

Sekadar diketahui, warga yang mendapat kartu tersebut sudah melalui pendataan oleh tim pemenangan Anir-Lutfi . Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat tentang pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19 .

"Pastikan keluarga Anda memiliki kartu program prioritas Anir-Lutfi . Dapatkan segera di posko-posko terdekat Anir-Lutfi . Dengan memiliki kartu ini, Anda salah satu penerima program Rp10 juta per KK," ucap Anir di berbagai kesempatan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Rahman-Muammar,...
MK Tolak Gugatan Rahman-Muammar, MYL: Mari Sama-sama Bangun Pangkep
Kuasa Hukum KPU Pangkep...
Kuasa Hukum KPU Pangkep Sebut Permohonan Pemohon Cacat Formil
KPU Pangkep Siap Hadapi...
KPU Pangkep Siap Hadapi Gugatan Rahman Assegaf-Muammar di MK
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved