Jelang Pilkada Tangsel, Survei LSPP Benyamin-Pilar Ungguli Paslon Lain
Rabu, 02 Desember 2020 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Muhamad sekadar memperoleh 27,31 persen. Sutikno menyatakan, perbedaan mencolok berlaku untuk Nur Azizah yang hanya mendapatkan 19,71 persen. (Baca juga: Dukung Muhamad-Saras, Bang Doel Ajak Warga Tangsel Datang ke TPS 9 Desember )
Menurut Sutikno, tingginya elektabilitas Benyamin-Pilar juga dipengaruhi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Tangsel selama dua periode kepemimpinan Airin Rachmi Diany. seperti diketahui, Benyamin merupakan wakil wali kota yang menjabat selama dua periode.
"Tak bisa dipungkiri, beragam keberhasilan yang diraih Tangsel selama ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap Benyamin Davnie meningkat. Ini juga yang menjadikan elektabilitas Benyamin selalu unggul ketimbang kandidat lainnya," kata Sutikno.
Terpisah, Tim Komunikasi Benyamin-Pilar, Reza Ahmad, mengapresiasi hasil survei yang dikeluarkan LSPP. Kendati demikian, Reza menilai hasil survei tak bisa dijadikan pijakan mengenai hasil akhir. Itu karena survei sekadar alat teropong.
"Hasil sesungguhnya adalah saat pemungutan suara. Karena itu, semua hasil survei akan kami kaji dan jadikan alat ukur untuk memperbaiki kerja dan kinerja pemenangan," kata Reza. (Baca juga: Pilar Saga Ichsan Nilai MRT di Tangsel Bisa Kurangi 30% Penggunaan Kendaraan Pribadi )
Menurut Sutikno, tingginya elektabilitas Benyamin-Pilar juga dipengaruhi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Tangsel selama dua periode kepemimpinan Airin Rachmi Diany. seperti diketahui, Benyamin merupakan wakil wali kota yang menjabat selama dua periode.
"Tak bisa dipungkiri, beragam keberhasilan yang diraih Tangsel selama ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap Benyamin Davnie meningkat. Ini juga yang menjadikan elektabilitas Benyamin selalu unggul ketimbang kandidat lainnya," kata Sutikno.
Terpisah, Tim Komunikasi Benyamin-Pilar, Reza Ahmad, mengapresiasi hasil survei yang dikeluarkan LSPP. Kendati demikian, Reza menilai hasil survei tak bisa dijadikan pijakan mengenai hasil akhir. Itu karena survei sekadar alat teropong.
"Hasil sesungguhnya adalah saat pemungutan suara. Karena itu, semua hasil survei akan kami kaji dan jadikan alat ukur untuk memperbaiki kerja dan kinerja pemenangan," kata Reza. (Baca juga: Pilar Saga Ichsan Nilai MRT di Tangsel Bisa Kurangi 30% Penggunaan Kendaraan Pribadi )
(mhd)
Lihat Juga :